HELOINDONESIA.COM - Dalam satu pekan terjadi kejadian mencengakan terkait dengan Paspampres, Pasukan Pengamanan Presiden. Yang sangat menyedihkan adalah kejadian pemuda diculik kemudian dianiaya hingga tewas oleh oknum Paspampres, di Jakarta.
Kejadian lainnya, tidak langsung berkenaan dengan Paspampres. Yakni adanya emak-emak melempar sandal ke Presiden Jokowi saat di Medan, karena ketidakpuasan tertentu. Maka Paspampres langsung meringkus emak-emak tersebut.
Dua kejadian menyita perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia, dan boleh dikata hal ini tidak bisa dianggap enteng, kalau melihat respon besar di Masyarakat.
Penulis kritik, atau kritikus Faizal Assegaf tak mau tinggal dia, dia memberikan postingan di X (Twitter) bertajuk: Sandal, Oknum Biadab,& Duka Rakyat Aceh…”
Baca juga: Postingan untuk Bantah Prabowo Terkait Penculikan Aktivis, Saidiman: Justru Tegaskan Keterlibatan
“Seorang wanita ngamuk, lempar sandal dan air ke atas panggung saat Jokowi dan Bobby asyik berfoto. Di Jakarta, pemuda Aceh diculik, disiksa dan dibunuh oleh oknum Paspampres,” ungkap Faizal Assegaf memulai unggahannya.
Menurut dia, kedua peristiwa itu memicu reaksi kemarahan rakyat di jejaring media sosial. Jokowi kembali menjadi sorotan. Rakyat Aceh sangat terluka, gusar dan mendesak oknum Paspampres dihukum berat.
Tak hanya itu, kematian tragis pemuda Aceh, kembali menyulut rasa trauma. Tentang kasus pembantaian sadis yang melibatkan Sambo. Hingga jejak kelam tragadi kemanusiaan berdarah di Aceh.
Baca juga: Kasus Tewasnya Pemuda oleh Oknum Paspampres, Polisi Diminta Dalami Soal Asmara Hingga Obat-obatan
“Teganya oknum TNI dari Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) bertindak sadis. Jelas sangat prihatin dan menyobek hati. Membuat Panglima TNI bereaksi keras, merespon perisitiwa sensitif tersebut,” ujarnya lagi.
Sementara di Medan, Presiden kembali hadir di kegiatan spesial anak mantunya. Jokowi datang bukan urusan kenegaraan, tapi hajat Bobby dan relawannya. Tiba-tiba seorang wanita ngamuk.
Wanita pemberani, tampil menerobos penjagaan ketat Paspampres dan berteriak: “Tolong keadilan buat kami pak”. Pesan pendek itu viral, esensinya mewakili kemarahan rakyat atas ketidakadilan.
Baca juga: Tabrakan Dua Sepeda Motor di Kejobong, Satu Pengendara Tewas
Menurutnya, kejadian emak-emak melempar sandal ke Jokowi, dan juga tewasnya pemuda Aceh diduga oleh oknum Paspampres, jangan dianggap enteng. Itu rakyat semakin terluka.
“Sandal rakyat yang melayang ke arah Jokowi dan kasus pembunuhan sadis pemuda Aceh, jangan dianggap enteng. Rakyat semakin terluka oleh aneka peristiwa memilukan di negeri ini,” ungkap Faizal.
Dia mengakhiri dengan suatu ironi, “Jokowi belum turun dari kekuasaan, lemparan sandal rakyat sudah menyambutnya…!” tulis Faizal yang menamakan dirinya kritikus. (**)
