Helo Indonesia

Polres Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan PWI Pesawaran

Annisa Egaleonita - Nasional -> Hukum & Kriminal
Minggu, 24 September 2023 16:58
    Bagikan  
Polres Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan PWI Pesawaran

AKP Supriyanto Husin (Foto Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Satreskrim Polres Pesawaran berhasil mengamankan terduga pelaku kekerasan fisik dan verbal juga ancaman terhadap Angger Pangestu (22), wartawan media online Waktuindonesia.id.

Menurut Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy melalui Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin pihaknya langsung bergerak cepat setelah adanya laporan tersebut.

"Setelah mendapatkan laporan kita langsung melakukan penyelidikan dan saat ini terduga pelaku sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Supriyanto, melalui sambungan telepon, Minggu (24/9/2024).

Baca juga: Kapal Kargo Terbakar di Pesawaran, Kapal Barang Terdampar di Pesibar

Ketika disinggung mengenai identitas pelaku yang merupakan salah satu tenaga honorer di Kecamatan Negeri Katon, Ia mengaku jika saat ini jajarannya sedang melakukan pemeriksaan. "Untuk lebih pastinya, kami mohon waktu sebentar," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi kekerasan fisik dan verbal disertai ancaman terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa Angger Pangestu (22) wartawan media online Waktuindonesia.id, warga Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran.

Angger yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran mengatakan kejadian yang menimpa terjadi, pada Minggu (24/9/2023) sekitar pukul 00:15 Wib dini hari di Tugu Pengantin Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan.

Baca juga: Darussalam: Jalan Sehat FH Unila Sehat Jasmani dan Silaturahmi

"Saat saya sedang duduk minum kopi di kedai di Tugu Pengantin, beberapa saat kemudian tiba-tiba terjadi keributan dan perkelahian beberapa orang di pinggir jalan, dan jiwa jurnalis saya terpanggil untuk mendokumentasikan kejadian perkelahian tersebut," kata Annger, Minggu (24/9/2023).

Dikatakan, keributan dan perkelahian tersebut berhenti setelah datang seorang polisi dengan membuang tembakan ke atas untuk melerai keributan.

"Selesai saya memfoto di tempat kejadian, beberapa orang tidak dikenal datang mendekati lalu menarik kerah baju saya," kata dia. (Rama)