HELOINDONESIA.COM - Kesiapan petugas Polres Ponorogo dalam melakukan operasi di perkampungan warga membuahkan hasil dengan menangkap komplotan pelaku pencurian yang begentayangan sejak beberapa pekan ini.
Tim Resmob Satreskrim Polres Ponorogo berhasil menangkap komplotan pelaku aksi pencurian profesional di sejumlah lokasi di wilayah Ponorogo.
Dikatakan profesional, lantaran koplotan pencurian ini datang dari luarga kota Ponorogo dan ngekos dengan membawa mobil dalam aksinya.
Petugas terpaksa menembak kaki dua pelaku dari empat pelaku pencurian yang meresahkan masyarakat di Ponorogo ini.
Dua pelaku BF dan MD merupakan residivis terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi lantaran keduanya melawan saat hendak dilakukan penangkapan.
Sementara dua pelaku lainnya berinisial RL dan BD merupakan komplotan pencurian di beberapa wilayah Kabupaten Ponoroggo, salah satunya banyak mencuri tabung gas.
Baca juga: Kronologi Emak-emak Ponorogo Ditabrak Pengendara Avansa, Sepeda Motor Terseret Hingga Satu Km
Keempat pelaku pencurian ini merupakan komplotan pencurian yang berasal dari luar kota seperti dari Yogyakarta dan Malang bahkan satu di antaranya dari Lampung.
Para komplotan pencurian sudah beraksi beberapa hari di wilayah Ponorogo, mereka tinggal di rumah kos-kosan di kawasan Selatan Terminal Seloaji Ponorogo.
Keempat komplotan penjarah ini boleh dibilang cukup berani karena mereka kos tidak jauh dari lokasi pencurian yang dia lakukan.
Baca juga: Mengisi Balon Dengan Gas Helium Racikan Meledak, Sebagian Rumah Warga Ponorogo ini Hancur
Para komplotan pelaku penjaragan ini ngekos sejak Senin lalu, kemudian sudah langsung melakukan aksinya di sekitar lokasi kos mereka di wilayah Babadan.
Selanjutnya empat gerombolon pencuri profesional ini menyasar mulai dari toko pertanian di Slahung, toko kelontong di Jambon, Kauman.
Tak main-main dalam aksinya penjarahan mereka juga menggunakan kendaraan roda empat degan mengendarai mobil Avanza warna putih.
Mobil Avanza warna putih ini sepertinya sudah menjadi incaran pihak kepolisian dari laporan pencurian yang terjadi di masyarakat Ponorogo.
Keresahan warga akhirnya mendapat respon dari petugas kepolisian setempat dengan melancarkan patroli secara intens.
Pada suatu kesempatan tim Resmob Polres Ponorogo yang saat itu sedang patroli akhirnya melakukan pengejaran kepada keempat pelaku yang mengendarai Avanza putih.
Sesampainya di jalan Trunojoyo Tambakbayan, tim Resmob Satreskrim Polres Ponorogo akhirnya berhasil melakukan penghadangan mobil Avansa dan berhasil meringkus keempat pelaku.
Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana pelaku tertangkap setelah melancarkan aksinya di wilayah kecamatan Jambon, Ponorogo.
Menariknya para pelaku ini melakukan penjarahan di sejumlah wilayah Ponorogo dengan mengambil apa saja disetiap tempat dimana masyarakat sedang terlena.
Baca juga: Pemkab Ponorogo Kekurangan 10 Ribu Pegawai, Tetapi Faktanya Warga Sulit Mencari Kerja
Seperti halnya dalam aksinya di Balai Desa Bangunrejo Sukorejo, pelaku mengambil berhasil mengambil 3 laptop dan 1 LCD proyektor.
Pelaku residivis juga dengan mudah mengambil tabung gas milik warga, pedagang dan uang jutaan rupiah di setiap lokasi yang berbeda.
Tak main-main dari hasil penjarahannnya itu, dari tangan keempat pelaku berhasil mengamankan 53 buah tabung LPG 3 kilogram, 4 buah tabung LPG 5,5 kilogram, serta kabel LCD proyektor, dan 6 ponsel.
Dalam aksinya gerombolan pelaku pencurian ini melakukan aksinya secara acak di tempat-temat yang aman untuk dilakukan pencurian.
Bahkan dalam semalam, keempat pelaku ini mengaku bisa melakukan aksinya setidaknya di 2-3 TKP.
Dari barang bukti tersebut di atas, puluhan di antaranya diamankan dari tempat tinggal mereka di rumah kos-kosan Selatan Terminal Seloaji sejak Senin lalu.
Baca juga: Bikin Gemes Satpol PP Ponorogo Temukan Pengemis Luar Daerah Menginap di Hotel Lebih Dari Sepekan
Dalam pengamanan di rumah kos itu polisi berhasil menyita puluhan tabung gas hasil curian.
Seorang tersangka dari pelaku pencurian berinisial BD mengaku dirinya paling banyak menyasar tabung gas LPG.
Dia melakukan aksi pencurian ini bersama 3 orang temannya, pada Selasa malam, dia mengaku baru mencuri di 2 TKP. **