Satgas Retina Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba dan Judol di Sekolah

Sabtu, 24 Januari 2026 01:27
Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra Wilson Faisol Berfoto Bersama Forkopimda HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Satuan Tugas (Satgas) Retina (Remaja Antinarkoba, Antikekerasan, dan Antijudi Online) diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekolah di Kota Bandarlampung dari ancaman narkoba, kekerasan, dan judi online.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat membuka Apel Besar Satgas Retina Angkatan II di Gedung Serba Guna (GSG) Karya Bakti Pramuka Herman HN, Jumat (23/1/2026). Sambutan wali kota dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol.

Eva Dwiana mengajak seluruh pelajar untuk aktif menjauhi narkotika, kekerasan, serta praktik judi online yang kian marak dan mengancam masa depan generasi muda.

Ia menegaskan, penanggulangan persoalan sosial di kalangan remaja membutuhkan tindakan nyata dari tingkat paling bawah, termasuk peran aktif pelajar melalui Satgas Retina.

“Kalian adalah mata dan telinga di sekolah masing-masing. Satgas Retina menjadi generasi penjaga yang melindungi lingkungan sekolah dari pengaruh negatif. Amanah ini saya titipkan agar kita semua terhindar dari perbuatan yang tidak baik,” ujar Eva Dwiana dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wilson Faisol.

Menurut Eva, tantangan remaja saat ini tidak lagi sebatas persoalan fisik, melainkan ancaman serius terhadap mental dan moral. Tiga ancaman utama yang dihadapi pelajar adalah narkoba, kekerasan, dan judi online.

“Jangan pernah terjerumus narkoba karena masa depan akan hilang. Hentikan tawuran dan perundungan karena sekolah harus menjadi tempat yang aman. Jauhi judi online karena akan merusak mental dan ekonomi,” pesannya.

Sementara itu, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa. Menurutnya, Satgas Retina memiliki peran strategis sebagai teladan di lingkungan sekolah.

“Pelajar yang tergabung dalam Satgas Retina harus mampu menjadi contoh bagi teman-temannya. Melalui apel besar ini, saya berharap anak-anakku lebih siap memberikan pemahaman kepada rekan-rekannya untuk menjauhi hal-hal yang dapat merusak generasi bangsa,” kata Alfret.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, Eka Afriana, menjelaskan Apel Besar Satgas Retina Angkatan II diikuti sekitar 1.200 pelajar tingkat SMP se-Bandarlampung.

Ia menyebut kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahaya kenakalan remaja sekaligus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

“Lingkungan sekolah di Bandarlampung saat ini sudah cukup kondusif. Komitmen pelajar untuk menjauhi perilaku negatif akan menjadi fondasi penting menuju Generasi Emas 2045,” ujar Eka.

“Kami yakin apa yang kalian lakukan hari ini merupakan wujud nyata perbaikan pendidikan ke depan. Saat ini sekolah semakin kondusif dan tawuran antarpelajar hampir tidak ada,” tambahnya.

Apel Besar Satgas Retina Angkatan II turut dihadiri Dandim 0410/Kota Bandarlampung Kolonel Arm Roni Hermawan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mulyadi Syukri, serta jajaran ketua MKKS SMP dan KKKS SD se-Kota Bandarlampung. (Rls/Hajim)

Berita Terkini