LAMTENG, HELOINDONESIA.COM -- Pembangunan jalan raya rigit beton Gunungsugih-Kotagajah dari pinjaman Rp1 triliun Pemprov Lampung dihentikan sementara. Besi buat pembangunannya hilang secara bertahap hingga 747 batang besi.
Besi berdiameter 50 cm seberat 350 kilogram senilai Rp43,8 juta raib dari gudang area camp pekerja di Kampung Buyut, Kecamatan: Gunung Sugih, Kabupaten: Lampung Tengah.
Kehilangan ini diperkirakan terjadi dalam lima hingga enam kali, namun baru terdeteksi setelah dihitung ulang kepala koordinator lapangan.
Hengky Jaya Putra, koordinator Keamanan Proyek
Hengky Jaya Putra, koordinator keamanan Jalan Rigit Beton Gunungsugih- Kotagajah telah melaporkan hilangnya 747 batang besi ke Mapolres Lampung Tengah, Senin (24/08/26).
Hengki berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap para pelaku agar proses hukum berjalan tegas serta pengerjaan fasilitas publik dapat segera dilanjutkan.
Akibat insiden ini, proses pengerjaan proyek untuk masyarakat jadi terganggu. "Kami meminta aparat penegak hukum segera menangkap para pelaku," ujarnya.
Dari pengakuan dan bukti-bukti pendukung, ada dugaan kuat keterlibatan orang dalam. Salah seorang pelaku dikabarkan telah mengakui perbuatannya. (Zen Sunarto)