Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Panji Gumilang Klaim Ada Salah Paham Dengan Kuasa Hukum

Sabtu, 22 Juli 2023 16:45
Panji Gumilang saat tiba di Bareskrim Polri, Senin siang, 3 Juli. (Foto: tangkapan layar) tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang mengajukan gugatan materil maupun imateril senilai Rp5 triliun kepada Mahfud MD. Namun gugatan yang semula diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 17 Juli 2023 akhirnya dicabut.

Pengacara Panji Gumilang yakni Hendra Effendy yang dikuasakan untuk mencabut gugatan, mengungkapkan, alasannya gugatan dibatalkan.

Menurut dia, Mahfud MD dinilai sudah memiliki penilaian objektif atas perilaku kliennya. Pernyataan-pernyataan Mahfud MD ke masyarakat sudah positif.

"Pak Mahfud MD dinilai oleh klien kami ke sini sudah baik, penilaiannya sudah objektif. Llstatemennya kepada masyarakat itu sudah bagus," ujar Hendra Effendy, dikutip pada Sabtu 22 Juli 2023.

Baca juga: Penyanyi Once Mekel Yakini Ganjar Mampu Majukan Industri Kreatif Tanah Air

Hendra mengklaim, penyebab gugatan itu diajukan karena adanya miskomunikasi dengan tim kuasa hukum Panji Gumilang.

Akibatnya, kubu Panji Gumilang, mencabut soal pengajuan gugatannya kepada Mahfud MD. Tim pengacara Panji Gumilang juga sudaj melayangkan surat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk tidak menstop gugatan tersebut.

"Kemudian diinformasikan ke kami bahwa gugatan yang didaftarkan kemarin itu diminta dicabut dulu, tidak dilanjutkan," kata Hendra," tukasnya.

Baca juga: Sensasi Nasi Liwet Solo, yang ini Nasi Liwet Mbak Inem Tanjunganom Solo

"Jadi, sebetulnya kemarin itu udah kita cabut. Dan, sudah kita sampaikan surat pencabutannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk tidak dilanjutksn," lanjutnya.

Sebagai informasi, saat ini pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang tengah menghadapi sejumlah tuntutan. Panji Gumilang tengah diperiksa pihak kepolisian.

Tidak hanya terkait penistaan agama, Panji Gumilang juga diduga melakukan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Terbaru ia juga menghadapi adanya laporan dugaan pelecehan seksual dari karyawannya.

Berita Terkini