Peternak Sedikit Lega, 2 Pencuri Sapi dan Kerbau Tewas di Lamtim

Senin, 20 Maret 2023 22:43
Ilustrasi

LAMPUNG.HELO INDONESIA.COM -- Pemilik ternak bisa sedikit lega di Kabupaten Lampung Timur. Tim Gabungan dari Polda Lampung dan Polres Lampung Timur menembak mati dua pencuri sapi dan kerbau karena berusaha melawan petugas.

Kedua pencuri adalah Dar (43), warga Tanjungsari dan AP alias Bagol (45), warga Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. "Petugas terpaksa menembak karena melawan saat akan ditangkap," kata Kapolres Lamtim AKBP M.Rizal Muchtar.

Personel Polsek Waybungur dan Polsek Batanghari juga ikut dalam operasi penangkapan kedua pencuri sapi dan kerbau, Kamis (16/3/2023).  Selain menembak mati tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti.

Kapolres AKBP M.Rizal Muchtar didampingi Kanitreskrim Iptu Johannes EP Sihombing mengatakan, tersangka yang ditembak

Sebelum  menembak mati dua komplotan pencuri ternak itu, petugas lebih dulu menangkap EW (48) warga Teluk Betung Selatan Bandar Lampung. EW dibekuk petugas di tempat persembunyiannya di Kabupaten Way Kanan.

"Saat diinterogasi, EW mengaku beraksi bersama komplotannya yakni Dar dan AP. Dan, tersangka Kod warga Sidodadi Lamsel dan Fer, warga Negeri Sakti Pesawaran berhasil kabur," ujar Rizal Muchtar.

Kapolres menjelaskan komplotan pencuri ternak lintas kabupaten itu digulung aparat setelah beberapa kali menggasak ternak sapi dan kerbau di wilayah hukum Polres Lampung Timur.

Selasa (17/1/30/2023), sekitar pukul 06.00, para pelaku menggasak tiga sapi betina milik Suroto, warga Desa Tambah Subur Kecamatan Way Bungur. Modusnya, pelaku merusak kandang yang ada di areal sawah dan mengeluarkan tiga sapi betina milik korban.

Pelaku lalu menuntun sapi menuju areal kebun karet desa tetangga berjarak sekitar tiga kilometer. Di kebun karet itu, pelaku kemudian menyembelih ketiga sapi betina tersebut.

Usai dibantai, pelaku meninggalkan isi dalam di lokasi dan mengangkut daging dengan mobil. Akibat peristiwa itu, korban merugi sekitar Rp 28 juta.

Korban lain adalah Agus Salim, warga Desa Tanjung Tirto Kecamatan Way Bungur. Pelaku menggasak kerbau jantan dan betina milik petani tersebut.

Seperti halnya ternak milik Suroto. Komplotan antar kabupaten itu membantai kerbau korban dan meninggalkan isi dalam tak jauh dari kandang korban.

Akibat kejadian itu, korban merugi sekitar Rp 36 juta.
"Selain menggasak ternak di Way Bungur, komplotan itu beberapa kali beraksi di kecamatan lain seperti Kecamatan Batanghari," jelas Kapolres.

Dari tangan tersangka, petugas juga menyita Daihatsu Grand Max BE 8697 AAB yang digunakan pelaku mengangkut daging hasil kejahatannya dan sebilah pisau sembelih. Guna proses hukum lebih lanjut, tersangka EW dan barang bukti diamankan di Polsek Way Bungur. Sedangkan dua tersangka lain, terus diburu petugas.
(Khairuddin)

Berita Terkini

Haji dan Kue Apem

Ragam • 2 jam 53 menit lalu