Helo Indonesia

Media Singapura Ungkap Arah Dukungan Presiden Jokowi untuk Pilpres 2024

Winoto Anung - Internasional
Minggu, 25 Juni 2023 23:07
    Bagikan  
Presiden Jokowi
tangkapan layar

Presiden Jokowi - Presiden Jokowi resmi mencabut statud pandemi Covid-19 di Indonesia, 21 Juni 2023. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Perkembangan politik di Indonesia terus dipantau media asing. Media Singapura mengungkap arah dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Pilpres 2024. Dua capres dari dua parpol berbeda dibahas di media ini.

Arah dukungan itu condong mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai capres untuk Pilpres 2024 ketimbang kandidat partainya sendiri, yakni Ganjar Pranowo.

Hal ini  karena Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga partai populis sayap kanan, berkomitmen penuh untuk mendukung karir politik anggota keluarga Jokowi, menurut analis.

Presiden Jokowi tidak mungkin menerima dukungan seperti itu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang merupakan partai berkuasa, karena ia dianggap hanya sebagai petugas partai yang tidak pernah dijanjikan atau ditawari posisi tinggi di dalam PDI-P. .

Baca juga: Ritual Ibadan Haji Terbesar dalam Sejarah Sudah Dimulai di Tanah Suci Makkah

Putra sulung Presiden, Gibran Rakabuming Raka, 35, adalah Wali Kota Solo, dia telah disebut-sebut untuk mengejar jabatan yang lebih tinggi.

Adik laki-laki Gibran, Kaesang Pangarep, 28, bersiap untuk mengikuti pemilihan walikota di kota Depok di Jawa Barat, dan saudara ipar mereka Bobby Nasution, 31, adalah walikota Medan di Sumatera Utara.

Hal menarik, Presiden Jokowi dan Prabowo tampil bersama Senin lalu di pertandingan persahabatan sepak bola internasional antara Indonesia dan Argentina di Jakarta, menarik perhatian media secara luas.

Kedua pria itu duduk bersebelahan, sementara di sebelah kanan Pak Prabowo duduk Ketua Persatuan Sepak Bola Nasional Indonesia, Pak Erick Thohir.

Baca juga: The Power of Denny Caknan, Feat Gilga Sahid Lagu Nemen Langsung Trending

Sebelumnya pada bulan Juni, Kaesang terlihat mengenakan kaos dengan wajah Prabowo saat berkunjung ke festival budaya Indonesia di Ansan, Korea Selatan.

Ketika ditanya tentang kaos itu di postingan media sosial, dia berkata: “Kaesang adalah penggemar Pak Prabowo.” Ini adalah kedua kalinya Tuan Kaesang menarik perhatian media karena mengenakan kemeja seperti itu.

Sebuah survei pada bulan Mei oleh surat kabar tertua di Indonesia Kompas mengungkapkan bahwa dukungan Jokowi dapat mempengaruhi pemilih, dengan 53 persen responden mengatakan mereka akan mempertimbangkan pilihannya, dan 16 persen mengatakan mereka akan memilih sesuai dengan preferensinya.

Pakar politik mengatakan karir politik anggota keluarga Jokowi akan lebih aman jika dia memihak Prabowo, daripada Pranowo yang berusia 54 tahun, seorang anggota PDI-P dan Gubernur Jawa Tengah saat ini.

Baca juga: Reaksi Fadli Zon Soal Monolog Butet Kertaredjasa Soal Presiden Hobi Menculik: Biarlah Dia Sedikit Cerewet

Prabowo dan Ganjar Pranowo adalah dua kandidat yang paling populer dan dapat dipilih untuk pemilihan presiden berikutnya, menurut berbagai lembaga survei.

Pengamat politik juga mencatat bahwa PDI-P adalah partai yang dikelola keluarga, bukan profesional, dengan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai pendirinya dan masih menjadi pemimpin, dan putra, putri serta kerabat lainnya mengisi jabatan-jabatan strategis.

Sementara itu, anak tunggal Pak Prabowo, seorang perancang busana terkenal yang sebagian besar tinggal di luar negeri, tidak memiliki ambisi politik.

Analis politik Djayadi Hanan, yang merupakan peneliti di Harvard Kennedy School, mengatakan kepada The Straits Times: “Prabowo bukan hanya calon (presiden), tetapi juga ketua partai. Wajar jika Jokowi lebih nyaman memberikan dukungan kepada Prabowo.”

“Ganjar hanya pejabat partai. Kalau mau komitmen – sebagai imbalan atas bantuan yang diberikan – harus bicara dengan Megawati,” tambah Dr Djayadi merujuk pada Ketua Umum PDI Perjuangan itu.

Baca juga: TPPO Penjualan GInjal di Tarumajaya Bekasi Libatkan Jaringan Transnasional, DPR: Polri Tak Bisa Sendirian

Ibu Megawati menyebut Ganjar “pejabat partai belaka” yang bertugas menjalankan program dan ideologi partai, dan ditugaskan untuk menjadi calon presiden. Dan dia telah memberikan perlakuan yang sama untuk Jokowi.

Pada acara peringatan 50 tahun PDI-P di bulan Januari, Ibu Megawati mengatakan bahwa Jokowi akan menjadi sosok yang menyedihkan jika dia tidak mendapat dukungan dari PDI-P.

Media The Straits Times memahami bahwa Presiden Indonesia tidak senang pernyataan ini dibuat secara terbuka.

Namun, politisi senior PDI-P Panda Nababan mengatakan kepada wartawan bahwa dia yakin Jokowi akan mendukung Ganjar – pilihan yang dibuat oleh Megawati – menyebut kedekatan Jokowi dengan Prabowo sebagai “kesopanan belaka”.

Baca juga: Chatingan Aman Sama Selingkuhan Via Aplikasi Gojek? Caranya Gampang Guys, Ikuti Petunjuk Ini!

Analis politik Adi Prayitno berpendapat dalam podcast YouTube populer pada hari Jumat: “Jokowi melakukan tarian waltz dengan Prabowo. Dia telah menunjukkan dalam berbagai kesempatan bahwa dia nyaman dengan Prabowo. Kita tidak bisa mengabaikan fakta ini.”

“Kalau Jokowi tidak dianggap, tidak dianggap penting oleh PDI-P terkait (keputusan seputar) Pilpres 2024, waltz ini mungkin akan berlanjut,” katanya merujuk pada dua pria yang tampil bersama dan mendapat tepuk tangan meriah dari warga. Prabowo membuat beberapa keuntungan popularitas.

Ketika saatnya tiba, Dr Djayadi mengatakan bahwa Jokowi “mungkin tidak memberikan sinyal yang blak-blakan” tentang dukungannya untuk Prabowo, tetapi publik akan menerima pesannya. (*)

(Winoto Anung)