AMBARAWA, HELOINDONESIA.COM - Rumah Sakit Umum Daerah Gunawan
Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa kembali meluncurkan aplikasi digital untuk meningkatkan mutu pelayanan farmasi kepada pasien. Aplikasi yang diberi nama "Si Farma" ini terintegrasi dengan layanan aplikasi berbasis android yakni Sistem Informasi Komunikasi Rumah Sakit Mobile atau disingkat "MASKUSUMO" yang telah ada sebelumnya.
"Melalui fitur baru itu, pasien bisa mendapatkan informasi tentang ketersediaan obat, percakapan dengan apoteker yang responsif dan nantinya ada pelayanan pengantaran obat ke rumah pasien," terang Direktur RSGM, Hasti Wulandari saat peluncuran aplikasi "Si Farma" di aula RSGM Ambarawa, Selasa (15/10/2024) siang.
Peluncuran aplikasi "Si Farma" dilakukan oleh Sekda Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto
dalam rangkaian acara Forum Konsultasi Publik RSGM tahun 2024.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan inovasi yang dilakukan RSGM diharapkan dapat mempercepat transformasi pelayanan kesehatan yang mudah dannyaman bagi masyarakat. Hal itu perlu dibarengi dengan jaminan kompetensi sumber daya manusia yang memadai.
Sehingga pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan diimbangi dengan tingkat kinerja petugas medis dan paramedis yang baik.
"Tantangan kedepan semakin berat termasuk persaingan dengan rumah sakit swasta.
Karenanya, pelayanan kesehatan harus semakin lengkap dan sesuai standar kompetensi,"ujar Djarot.
Hasti juga menambahkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan menjadi mutlak. Sebab masyarakat menuntut pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif dan efisien. Karenanya, RSGM akan terus mengembangkan aplikasi "MAS KUSUMO” dengan berbagai fitur layanan yang lebih banyak. Tak hanya itu saja, basis aplikasi juga akan diperluas
jika sebelumnya hanya menggunakan sistem operasi seluler android nanti kedepannya akan menggunakan sistem operasi seluler iOS.
Baca juga: Menparekraf Luncurkan Dokumen Rencana Induk Daya Tarik Wisata di Destinasi Prioritas
Menyinggung tentang forum konsultasi publik, dia menyebut sesuai dengan
peraturan Menteri PAN RB Nomor 16 Tahun 2017.
"Di forum ini juga dibahas rencana kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," terang Hasti.
Selain diikuti pemangku kepentingan RSGM, dalam forum konsultasi publik ini juga diikuti perwakilan keluarga pasien serta perwakilan lintas sektoral. (Arief Djoko).
