Helo Indonesia

Ini Perbedaan Antara Teknik Pernapasan Perut, Pernapasan Dada dan Pernapasan Diafragma

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Senin, 6 Januari 2025 21:09
    Bagikan  
Pernapasan
Foto: pexels

Pernapasan - Ada tiga sistem pernapasan manusia yakni pernapasan dada, pernapasan perut dan pernapasan diafragma.

HELOINDONESIA.COM - Kita tahu bahwa seseorang bisa hidup itu salah satu syaratnya harus bernapas. Apabila tidak ada pernapasan berarti orang itu sudah selesai "tugasnya".  

Napas menjadi sesuatu yang sangat vital. Karena itu kita harus memahami apa itu pernapasan.

"Pernapasan atau dalam istilah kedokteran disebut ventilasi merupakan proses menggerakkan udara masuk dan keluar dari paru-paru untuk memfasilitasi pertukaran gas dengan lingkungan internal tubuh. Terutama dengan memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida," terang dr Wisnu Wardhana seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Senin (6/12/2025).

Menurutnya, kita bisa melihat bagaimana cara seseorang melakukan pernapasan. Yaitu dengan cara menarik udara dari luar dan dia masuk melalui batang trakea terus masuk ke dalam paru-paru.

Baca juga: LSM FAAM Minta Oknum Jaksa W Juga Jaksa R, Ditindak Secara Etik dan Pidana

"Dan di situ terjadi pengembangan daripada paru-paru dan menekan diafragma di bawahnya," ujar dr Wisnu Wardhana.

Nah, bagaimana kita melakukan pengeluaran napas? 

Kita melakukan pernapasan dengan cara terjadi penekanan pada paru-paru dan tekanan diafragma yang menyebabkan udara keluar dari dalam tubuh

Sementara jika dilihat melalui gambar dari depan, terdapat saluran yang bekerja dalam pernapasan. 

Baca juga: Cetak Rekor Pertama Kalinya, Realisasi PNBP Ditjen Perhubungan Laut Capai Angka 6 Triliun

Di atas ada hidung, terus di bawahnya tenggorokan, ke bawah lagi ada pita suara, di bawahnya ada batang trakea yang bercabang dua kiri dan kanan yaitu bronkus. 

"Dari bronkus baru masuk ke paru-paru. Dan harus bekerja sama dengan otot dan tulang dada dan diafragma, pembatas antara dinding dada dengan dinding perut," tambahnya.

Nah, bagaimana kita memahami sistem pernapasan?

dr Wisnu menjelaskan, sistem pernapasan pada manusia merupakan salah satu tanda vital tubuh paling utama. 

Baca juga: Microsoft Hentikan Dukungan Windows 10, 240 Juta PC Terancam Jadi Sampah

Bahkan bisa berdampak pada fungsi organ lainnya seperti jantung. Karena jantung butuh oksigen cukup banyak.

Sistem pernapasan pada manusia adalah sekumpulan organ yang terlibat dalam proses pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam darah.

"Jadi seseorang dikatakan memiliki pernapasan normal apabila ia bernapas dengan hitungan jumlah 12-20 kali permenit saat istirahat dan berlangsung secara berkesinambungan," terang Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga PAPDI Jaya.

Menurutnya, sistem pernapasan ada tiga. Yaitu, pernapasan dada, pernapasan perut dan pernapasan diafragma.

Baca juga: Polres Mesuji Ungkap 4 Terduga Pencuri Sawit Positif Konsumsi Sabu

Pernapasan dada saat bernapas otomatis tubuh menggunakan teknik pernapasan dada. 

"Teknik pernapasan dada adalah proses bernapas yang mengandalkan otot-otot di antara tulang rusuk atau intercostal," ujar Wakil Ketua Bidang Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota IDI Cabang Jakarta Selatan.

Ketika melakukan pernapasan dada, diafragma akan berkontraksi saat kita menarik napas (inhaler) dan bergerak ke bawah.

"Inilah yang membuat perut akan rata atau tertarik ke dalam saat bernapas menggunakan teknik pernapasan dada," ujarnya.

Baca juga: Patrick Kluivert sebagai Pelatih Kepala Baru Timnas Indonesia

Adanya kontraksi pada diafragma akan meningkatkan ruang pada rongga dada dan paru-paru sehingga berkembang saat menarik napas. 

Otot yang terdapat dalam tulang rusuk tujuannya juga membantu memperbesar rongga dada. Tulang rusuk juga akan terangkat ke atas.

Sementara pernapasan perut adalah teknik latihan pernapasan yang dilakukan dengan cara mengencangkan otot-otot diafragma.

Diafragma sendiri adalah otot rangka berbentuk kubah yang membentang secara horizontal antara rongga dada dan rongga perut.

"Itulah sebabnya, teknik pernapasan ini sering disebut dengan pernapasan diafragma atau pernapasan dalam," imbuhnya.

Baca juga: PT TSB Merasa Telah Beberapa Kali Perbaiki Rusaknya Jl Ikan Manyung

Dikatakan dr Wisnu Wardhana, pernapasan diafragma ini sangat membantu kita dalam mencapai tingkat pernapasan yang baik.

Diafragma memegang peranan penting dalam proses pernapasan. 

"Ketika Anda mengambil napas dengan teknik pernapasan perut, otot diafragma akan mengencang.Tujuannya agar rongga dada mengembang lebih besar sehingga oksigen lebih mudah mengalir masuk ke paru-paru," tandasnya.



Tags
Pernapasan