Helo Indonesia

Beda dengan yang Tradisional, ini Proses Pembuatan Herbal Cepat Saji

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Senin, 10 Februari 2025 00:36
    Bagikan  
Herbal
Foto: pexels

Herbal - Obat herbal yang kita kenal selama ini di pasaran ternyata tak hanya diproduksi secara tradisional saja, tapi juga tersedia dalam produk siap saji.

HELOINDONESIA.COM -Obat herbal yang kita kenal selama ini di pasaran ternyata tak hanya diproduksi secara tradisional saja, tapi juga tersedia dalam produk siap saji.

Hal ini terungkap dari paparan R&D Division Head PT Bintang Toedjoe Stella Reynelda dalam webinar seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Minggu (9/2/2025).

Menurut Stella Reynelda, produksi herbal siap saji ini harus melalui beberapa fase.

"Biasanya bahan-bahan dari obat herbal sendiri terdiri dari bahan aktif dan bahan tambahan," ujar Stella.

Baca juga: Nabi Penyair Turun ke Tanggamus, Bukunya Dibedah Teater Jabal

Nah, bahan tambahan yang biasanya ditambahkan itu ada pengawet, perasa, pengatur PH, pengental, ada stabilizer dan pemanis.

"Pengawet karena kita menggunakan bahan-bahan dari alam," tambahnya.

Kemudian, lanjut Stella, proses produksi ini bisa membuat produk berkualitas dalam skala industri.

"Pastinya produk berkualitas ini hanya bisa dihasilkan oleh manusia yang berkualitas, didukung oleh metode, lingkungan bahan dan peralatan yang baik," papar Stella.

Baca juga: Hingga Era Digitalisasi, Masih Dicari Hoegeng-Hoegeng di Kepolisian

"Kalau mau tahu sebetulnya proses pembuatan herbal di skala industri itu seperti apa? Yang pasti ada proses pencampuran bahan-bahan. Kemudian disimpan, dimasukkan ke dalam mesin peeling yang akan masuk ke kemasan primernya seperti foil botol dan sebagainya," ungkapnya.

Setelah itu, menurutnya, dia akan masuk juga ke mesin sekunder atau katoning.

"Di dalam setiap proses Ini juga pasti akan ada yang namanya proses kontrol. Kemudian bagaimana sih proses kompoding dilakukan? Nah kalau yang di pabrik kami itu biasanya kita sudah menggunakan satu teknologi. Kita preparasi bahannya dulu setelah itu kita vakum. jadi kita enggak ada aduk-aduk manual, bisa juga menggunakan air dingin," terangnya.

Namun demikian, ujar Stella, bila formulanya rentan bisa melakukan cooling.

Baca juga: HPN 2025 Kalsel, Mirza-Jihan: Mari Kita Jaga Profesionalitas dan Kebebasan Pers

"Untuk proses pembuatan herbal siap saji ini pastinya sebelum dilakukan proses compounding tadi ada pemeriksaan-periksaan yang dilakukan di semua tahapannya. Baik dari rometrial, packaging material kemudian juga mixingnya," terangnya.

Ditegaskan Stella, semua spesifikasi ini harus mengikuti regulasi dari Badan POM.

"Misalnya di produk akhir ada pemeriksaan mikro logam berat atau alkohol.Di dalam proses peeling pun dia ada suatu sistem yang namanya in proses kontrol untuk memastikan kualitas dari produk itu juga memenuhi syarat spesifikasinya," paparnya.

Dia mencontohkan di bagian peeling itu harus dicek fisiknya seperti apa, potongannya, aikatnya, redaksinya nomor beachnya, kemudian juga bagaimana kestabilan beratnya bagaimana kebocoran dari produknya.

Baca juga: Diduga Ketua RW di Salah Satu Perumahan daerah Serua Ciputat Gelapkan Uang Kompensasi Warga

"Itu biasanya dilakukan dalam durasi tertentu," tandasnya.