Helo Indonesia

Hindari Obat Tidur dan Atasi Insomnia, Olahraga Pernapasan Sangat Dianjurkan

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Senin, 27 Oktober 2025 20:53
    Bagikan  
Pernapasan
Foto: pexels

Pernapasan - Ada tiga sistem pernapasan manusia yakni pernapasan dada, pernapasan perut dan pernapasan diafragma.

HELOINDONESIA.COM - Wellness tak hanya terapi pijat atau aromaterapi saja, tapi tradisi kesehatan dan kebugaran tradisional ini terdapat juga pada olahraga pernapasan.

Salah satu olah pernapasan peninggalan dan warisan leluhur nusantara adalah Merpati Putih.

Olah pernapasan ini juga sangat bermanfaat pada olahragawan. Terutama pelari, olahraga angkat berat, sepakbola itu termasuk juga meningkatkan stamina daripada beladiri pencak silat.

"Jadi kalau mereka (pesilat) itu harus bermain dengan gaya tendangan ya kan yang sering maka kalau bisa menahan napas akan bagus. Tapi kalau tidak bagus maka belum sampai satu ronde yaitu 3 menit tenaganya sudah drop sehingga dia kalah di atas pertandingan," papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Agasjtya Wisnu Wardana seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Senin (27/10/2025).

Baca juga: Rektor USM Terima Penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025

Nah, bagaimana cara agar napas kita menjadi bagus untuk berolahraga .

dr Agastja mengatakan, cara mengatur nafas yang baik saat olahraga adalah dengan harus mengatur waktu untuk menarik dan membuang napas.

Ketika berolahraga, tubuh menghirup nafas dan langsung buang dari mulut .

Karena kalau kita lihat kandungan CO2 dikeluarkan itu tidak sebanyak kalau membuang lewat hidung.

Baca juga: Gubernur Mirza Beri Signal Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Lagi hingga Akhir Tahun

Dengan demikian, lanjutnya, ketika kita menahan napas sesuaikan dengan gerakan latihannya.

Misalnya kalau kita olahraga lari berarti lebih banyak menggunakan napas udara. Tapi kalau kita olahraga beladiri pencak silat atau karate yang paling baik adalah dengan pernapasan perut. Sebab kita bisa menghemat nafas supaya tenaga tidak cepat habis," paparnya

Apa manfaat olah pernapasan ini?

dr Agastja Wisnu mengatakan, sesuai penelitian yang dilakukan saat salah satu institusi di luar negeri yang dirilis tanggal 26 Maret 2018 itu menyatakan bahwa olahraga pernapasan yang baik selain menjaga stress juga bisa buat meningkatkan kualitas tidur.

"Jadi orang-orang yang insomnia itu dianjurkan untuk latihan pernafasan yang baik. Sehingga kualitas tidurnya meningkat dan tidak tergantung dengan obat tidur. Karena obat tidur itu efek sampingnya menyebabkan gangguan nafsu makan," jelasnya.

dr Agastja mengatakan bahwa obat tidur ini tidak bagus. Karena itu dia menyarankan membatasi penggunaan obat tidur.

Baca juga: Bupati Lampung Barat Sambut Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Lampung

"Dengan olah pernapasan, tidur akan lebih berkualitas. Pikiran akan jauh lebih tenang dan ketika bangun badan merasa seperti bertenaga," ujarnya.

Selain mengatasi insomnia, sambung dr Agastja, bisa mengurangi dengkur.

"Tapi kalau kualitas tidur kita jelek dan tidak bisa lelap maka nafasnya juga enggak nyaman," tandasnya.