TUBABA LAMPUNG, HELOINDNESIA.COM----
Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, Novriwan Jaya, meninjau pelayanan hemodialisis (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi pasien gagal ginjal berjalan optimal serta mudah diakses masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Selasa (02/06/026) Bupati didampingi Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo, bersama jajaran tenaga kesehatan. Selain melihat fasilitas dan proses pelayanan, Novriwan juga menyapa serta memberikan motivasi kepada pasien yang sedang menjalani terapi hemodialisis.
Menurut Novriwan, keberadaan pelayanan hemodialisis di RSUD Tubaba merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan terapi cuci darah secara rutin.
“Dengan adanya layanan hemodialisis di RSUD Tubaba, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi. Pelayanan kini lebih dekat, mudah dijangkau, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien,” ujar Novriwan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini juga tengah mempersiapkan pembangunan gedung khusus hemodialisis guna meningkatkan kenyamanan dan kapasitas layanan.
“Kami berharap pembangunan gedung hemodialisis dapat segera rampung sehingga pelayanan yang diberikan semakin optimal dan nyaman bagi pasien,” katanya.
Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Tubaba mendapat respons positif dari para pasien. Salah seorang pasien mengaku sangat terbantu karena kini tidak lagi harus bepergian ke luar daerah untuk menjalani terapi cuci darah.
“Layanan ini sangat membantu kami. Masih banyak pasien di Tubaba yang membutuhkan terapi hemodialisis, sehingga kami berharap fasilitas ini terus dikembangkan. Kehadirannya memberikan kemudahan sekaligus harapan bagi kami untuk menjalani pengobatan dengan lebih baik,” ujarnya.
Pasien tersebut juga mengapresiasi kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Tubaba. Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang cepat dan profesional.
“Sejauh ini pelayanannya baik dan cukup komprehensif. Petugas juga responsif. Ke depan kami berharap keberadaan unit PMI dapat lebih dekat dengan rumah sakit, serta ketersediaan obat-obatan vital di apotek tetap terjaga untuk mendukung kelancaran pelayanan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Tubaba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan, penyediaan tenaga medis yang kompeten, serta perluasan akses layanan yang merata bagi seluruh masyarakat. Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih efektif, cepat, dan berkelanjutan.
(Rohman)
