Sering Dialami Ketika Perubahan Cuaca, Berikut 6 Penyakit yang Muncul Saat Pancaroba

Selasa, 7 November 2023 15:03
sejumlah penyakit muncul ketika pancaroba pixabay

HELOINDONESIA.COM - Musim pancaroba merupakan masa di mana peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Pergantian musim ini biasanya ditandai dengan angin kencang, hujan tak menentu yang datang tiba-tiba dalam waktu singkat, udara terasa panas dan cuaca tiba-tiba terik, serta arah angin tidak teratur.

Kondisi tersebut menyuburkan pertumbuhan virus, bakteri, dan jamur sehingga rentan menyebarkan penyakit.

Penyakit musim pancaroba biasa terjadi jika kondisi daya tahan tubuh sedang lemah, risiko sakit pun membesar, terutama bagi anak-anak.

Dengan hal tersebut, kita perlu mewaspadai aktivitas dan asupan makan bagi keluarga untuk menjaga kesehatannya pada musim pancaroba.

Baca juga: Tujuh Personel dan PNS Polres Demak Purnatugas, Ini Pesan Kapolres

Ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai selama musim pancaroba ini, diantaranya sebagai berikut:

1. Diare

Penyakit diare sangat erat kaitanya dengan kebersihan seseorang.

Diare dipicu oleh banyak hal, tapi paling sering disebabkan oleh rotavirus.

Jenis virus ini seringkali terbawa oleh angin dan melekat di makanan.

Maka itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan makanan, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

2. Demam berdarah

Demam berdarah atau sering disingkat DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue.

Penyakit ini seringkali terjadi pada awal memasuki musim penghujan, hal ini dikarenakan jenis nyamuk Aedes aegypti berkembang dengan cepat pada musim tersebut.

Biasanya DBD ditandai dengan demam tinggi yang mendadak selama 2-7 hari, sakit kepala, badan terasa lemas, mual dan muntah.

Jika tidak cepat ditangani, anak bisa mengalami syok dengue yang mengancam nyawa.

Baca juga: Pendapatan Turun, TPP ASN di Kendal Terancam Diutang

3. Keracunan makanan

Secara umum pada musim panas akan mempercepat rusaknya beberapa bahanmakanan, karena cepatnya pertumbuhan beberapa mikro organism pada suhu panas.

Hal ini sangat potensial menyebabkan makanan menjadi lebih cepat rusak atau basi.

Oleh karena itu masyarakat perlu waspada untuk mengkonsumsi makanan.

4. Demam tifoid

Penyakit demam tifoid (orang sering menyebutnya sebagai "sakit tifus") sangat erat kaitanya dengan ketersediaan air bersih.

Penyakit ini juga sangat mudah menular melalui makanan minuman yang diproses kurang bersih.

5. Penyakit leptospirosis

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira ini ditularkan melalui kotoran dan air kencing tikus.

Pada musim hujan, terutama saat terjadi banjir, tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri.

Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir.

Baca juga: Mengantisipasi Terjadinya Banjir, Pemprov DKI Jakarta Persiapkan Pompa Air di Ratusan Lokasi

6. Perburukan penyakit kronik

Masyarakat juga perlu mengantisipasi perburukan penyakit kronik yang mungkin memang sudah diderita.

Hal ini terjadi karena penurunan daya tahan tubuh akibat perubahan musim pancaroba ini.

Itulah berbagai penyakit yang biasanya terjadi ketika memasuki pancaroba.

Oleh karena itu, sebaiknya selalu menerapkan pola hidup sehat dan menjaga  kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Berita Terkini