HELOINDONESIA.COM - Bagi para pengguna listrik prabayar harus membeli kode token untuk mengisi ulang daya KWH.
Namun terkadang saat memasukan kode tersebut mengalami berbagai masalah.
Meski disebabkan karena salah nomor token, namun tidak jarang juga yang sudah memasukkan dengan benar tetapi masih tetap gagal.
Kondisi seperti ini tentu membuat pelanggan merasa kesal dan panik, terlebih saat listrik sudah hampir habis.
Menghadapi masalah tersebut, kita bisa mengecek beberapa kendala yang mungkin terjadi sebelum memutuskan menghubungi pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Baca juga: Demokrat Desak Aturan Soal Eks Napi Korupsi Tidak Diberlakukan di Pemilu 2024
Berikut adalah beberapa penyebab token listrik gagal dimasukkan berkali-kali.
1. Server PLN dalam gangguan
PLN selaku jasa penyedia listrik kerap mengalami masalah kelistrikan dan melakukan perbaikan.
Pada saat server PLN sedang mengalami error maka token listrik gagal dimasukkan secara otomatis.
2. Salah input token
Kode token listrik terdiri dari 20 digit nomor yang berbeda setiap pembelian dan hanya bisa digunakan satu kali pemakaian.
Seringkali memasukkan token listrik gagal terus karena keliru atau salah menginput nomor tokennya.
3. Jumlah meteran listrik mencapai maksimal
Token listrik gagal dimasukkan juga bisa disebabkan karena jumlah kWh pada meteran listrik sudah mencapai batas maksimal.
Pasalnya, dalam satu bulan ada batas maksimal kWh, sehingga jika sudah melebihi token listrik gagal terus saat dimasukkan.
4. Salah nomor pelanggan atau meter
Setiap KWH memiliki nomor atau ID meter berbeda yang juga sering disebut nomor pelanggan.
Nomor tersebut berisi tentang identitas pemilik tempat tinggal listrik prabayar.
Oleh sebab itu, tidak bisa terjadi kecurangan dalam penggunaan listrik prabayar.
Ketika terus menerus token listrik gagal dimasukkan, sebaiknya pastikan token yang dibeli sudah sesuai dengan nomor meter yang diinput.
Untuk mengatasi masalah diatas, kita bisa mencoba melakukan hal berikut ini.
a. Periksa kembali nomor token
Biasanya kesalahan menginput nomor token listrik paling sering terjadi.
Oleh sebab itu, periksa kembali nomor token yang telah dimasukkan sebelum menekan tombol enter pada meteran.
Pastikan token yang dimasukkan berjumlah 20 digit, karena kesalahan memasukkan nomor token berkali-kali bisa membuat meteran terblokir.
b. Cek limit kWh
PLN telah mengatur batas maksimum jumlah kWh per bulan pada setiap meteran.
Maka dari itu, ketika kWh pada meteran listrik kamu sudah mencapai maksimal tidak bisa diisi lagi.
Pastikan kWh pada meteran listrik belum mencapai maksimal untuk bisa memasukkan token.
Adapun untuk mengetahui batas maksimal kWh listrik, kamu bisa menanyakan kepada petugas PLN setempat.
Baca juga: HP Gaming Cuma Sejutaan, Yuk Cek Spesifikasi yang Dimiliki Itel P55 5G
c. Pastikan PLN tidak sedang gangguan
Pastikan terlebih dahulu PLN tidak sedang berada dalam gangguan saat ingin memasukkan token listrik.
Jika sedang berada dalam gangguan dan perbaikan, sebaiknya tunggu hingga server pulih untuk memasukkan token listrik.
PLN biasanya akan mengimbau pelanggan saat terjadi gangguan kelistrikan.
d. Hubungi petugas PLN
Masalah token listrik gagal juga tidak menutup kemungkinan karena adanya masalah instalasi listrik atau kerusakan pada meteran.
Jika hal ini terjadi, solusinya adalah menghubungi petugas PLN untuk bisa dicek oleh teknisi.
Ada beberapa cara menghubungi petugas PLN yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah melalui call center.
Kita bisa menghubungi call center PLN pada nomor layanan 123.
Kemudian petugas PLN akan kembali menghubungi kita melalui Whatsapp.
Biasanya kita akan dikirim beberapa kode angka untuk dimasukan.
Setelah memasukan kode dari petugas PLN, kita bisa masukan nomor token yang telah kita beli.