Helo Indonesia

Pesan Harmoni Wali Kota Semarang dari Gereja Bongsari hingga Masjid Kauman

1 jam 8 menit lalu
    Bagikan  
Pesan Harmoni Wali Kota Semarang dari Gereja Bongsari hingga Masjid Kauman

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat mengikuti Funwalk dan menghadiri pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi di Masjid Kauman

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pemandangan sejuk dan penuh kehangatan mewarnai Kota Semarang pada Selasa 25 Agustus 2026. Dalam kurun waktu sehari, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan safari toleransi dengan mengunjungi tiga tempat ibadah dari lintas iman: Katolik, Kristen, dan Islam.

Baca juga: Isi Kemerdekaan, UKM PIB USM Tanam Mangrove di Eduwisata Mangrove Camar

Tempat ibadah yang dikunjungi mulai dari Gereja St. Theresia Paroki Bongsari, GKJ Semarang Timur, hingga Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Semarang (Kauman).
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga iklim inklusif, damai, dan penuh persaudaraan.

"Hari ini ada kegiatan Katolik, Kristen, kemudian nanti peringatan Maulid Nabi di Kauman. Inilah indahnya Kota Semarang, sebuah kebersamaan yang memberikan keberkahan dan kedamaian luar biasa," ujarnya.

Agustina menambahkan, sikap saling dukung antarumat beragama ini menjadi modal sosial yang sangat krusial dalam menjaga kondusivitas kota.

"Dukungan pemerintah kota maupun antarumat beragama kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Dukungan dari umat agama lain saat perayaan Natal, Paskah, maupun agenda besar keagamaan lainnya menunjukkan betapa kuatnya rasa persaudaraan di kota ini," tegasnya.

kauman

Kunjungan berlanjut ke GKJ Semarang Timur untuk menghadiri Festival Paduan Suara Gerejawi Klasis GKJ Semarang Timur. Di sana, Agustina mengibaratkan kehidupan bermasyarakat di Semarang seperti alunan paduan suara.

"Saya melihat kekuatan paduan suara ada pada harmoni. Setiap karakter suara saling melengkapi hingga tercipta alunan yang indah. Begitu pula Kota Semarang, keberagaman yang dirawat dengan inklusivitas akan melahirkan harmoni kota yang kuat," tuturnya.

Doakan Korban Gempa

Rangkaian kunjungan ditutup di Serambi Utama Masjid Agung Semarang, dalam acara Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448H yang diselenggarakan oleh Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Agustina menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat ajaran Rasulullah tentang akhlak, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

"Maulid Nabi mengingatkan kita pada sosok Rasulullah yang membawa ajaran tentang akhlak, kasih sayang, dan kejujuran. Kecintaan kepada Nabi Muhammad perlu terlihat dalam cara kita memperlakukan orang lain, dengan keramahan dan kesediaan membuka ruang bagi sesama," katanya.

Baca juga: Mengenal Tim Alfa TNI, Tembus Isolasi Putusnya Jalur Darat dan Laut

Di tengah kekhusyukan peringatan tersebut, Wali Kota turut mengajak jemaah mendoakan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Ia menyampaikan bahwa kepedulian warga Kota Semarang diwujudkan melalui aksi penggalangan bantuan. Total donasi sebesar Rp156 juta untuk korban gempa NTT telah resmi disalurkan.

"Melalui 'Kota Semarang Peduli', dalam waktu singkat kita bergerak bersama dan telah menyalurkan donasi Rp156 juta untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," ungkapnya.

Menutup rangkaian safari keagamaannya, Agustina turut memaparkan progres persiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI yang telah mencapai 80 persen. Ia mengajak seluruh jemaah dan warga Kota Semarang untuk menyambut kedatangan 8.000 hingga 11.000 kafilah dari seluruh Indonesia dengan keramahtamahan serta menjaga suasana kota tetap sejuk dan damai. (Aji)