SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Meskipun jadwal babak Pra-PON cabang tinju belum jelas, namun Ketua Umum Pengprov Pertina Jateng Kairul Anwar meminta petinjunya untuk tidak kehilangan semangat berlatih.
Harapan sekaligus motivasi tersebut disampaikan Kairul saat buka bersama dengan sembilan petinju pelatda Jateng di Grasia Panoramic Space, Hotel Grasia, Semarang, Sabtu 15 April 2023.
Babak Pra-PON tinju bersama cabang bela diri lain, sedianya akan digelar di Solo berbarengan Indonesian Martial Art Games (IMAG). Namun ajang IMAG sendiri batal.
''Kami berharap para petinju yang dipanggil pelatda untuk tetap fokus berlatih. Kita ingin memanfaatkan betul Pra-PON sematang mungkin, agar petinju tak sekadar meraih tiket PON, tapi juga meraih medali,'' kata Kairul.
Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah pengurus harian Pengprov Pertina, pembina, pelatih pelatda, pelatih PPLOP, serta para wasit/hakim.
Seperti diketahui, dalam surat PP Pertina Nomor :041/KU/PP.PERTINA/III/2023 tertanggal 31 Maret 2023 yang diteken Ketum PP Pertina, Dr (C) Komaruddin Simanjuntak, diterangkan, sehubungan dengan ketidakjelasan pelaksanaan Pekan Olahraga Beladiri di Solo yang rencananya dijadikan sebagai ajang Pra PON I, maka PP Pertina mengambil jalan alternatif pelaksanaan Pra-PON, sebagai berikut :
Pertama, Pra - PON tetap dilaksanakan 2 kali (Pra PON I dan Pra PON II ) dengan catatan ada Pengprov yang bersedia sebagai penyelenggara Pra- PON I menggantikan Solo.
Kedua, Pra-PON diselenggarakan hanya sekali, yaitu di NTT pada September 2023.
Ketiga, Pra-PON per wilayah dengan catatan : Kuota per wilayah akan ditentukan kemudian dengan mempertimbangkan jatah PON untuk Tuan Rumah dan 4 Daerah Otonom baru di Wilayah Timur.
Untuk Wilayah Timur tetap diselenggarakan di NTT pada bulan September 2023. Sementara Wilayah Barat (8 provinsi) di luar Sumut dan Aceh, diutamakan 8 Pengprov mengajukan diri sebagai Tuan Rumah.
Lalu untuk Wilayah Tengah dengan 12 provinsi, dipersilakan Pengprov di Wilayah Tengah untuk mengajukan diri sebagai Tuan Rumah.
Terkait alternatif tersebut, PP Pertina meminta tanggapan Pengprov, selambat-lambatnya tanggal 15 April 2023. Jika sampai batas waktu tersebut tidak ada yang mengajukan atau ada usulan lain, maka PP Pertina akan memutuskan sesuai masukan yang ada.
Program Fisik
Sementara itu, Pelatih Pelatda Rivo Rengkung menjelaskan, program pelatda yang bergulir sejak 16 Maret di Gelora Jatidiri Semarang lalu lebih ditekankan pada pemulihan fisik, baik itu power dan speed-nya.

Menurut mantan petinju pro berjuluk El Matador itu, semua petinjunya akan diliburkan pada 19 April menjelang Lebaran, dan kembali lagi pada 25 April. Dia berharap begitu sampai di lokasi latihan, semua petinjunya dalam kondisi bugar.
''Bersama tim pelatih, kami sudah menyusun program tes fisik, khususnya VO2Max nya. Agenda sparing dengan mantan petinju berprestasi juga siap dilakukan,'' tandasnya didampingi asisten pelatih Suwoto.
Soal target Pertina Jateng yang membidik lebih dari satu emas di PON Aceh-Sumut 2024? Rivo menegaskan, tim pelatih siap mewujudkan target itu. Legenda tinju Salatiga tersebut bahkan berobsesi semua petinju yang tampil di PON bisa membawa pulang emas.
Berikut sembilan petinju Pelatda Jateng: Willis Boy Riripoy, Aisyah Al Jufri, Nihayatul Maula, Ari Marsiana, Maulana Kemal Masiva, Burhanudin Afuraf, M Irfan, Yahya Putra, dan Ilham Siregar. (Aji)
