Helo Indonesia

PT KAI Diminta Gunakan Sistem Terpercaya Guna Minimalisir Trouble yang Membuat Aplikasi Down

Winoto Anung - Nasional
Kamis, 4 Mei 2023 00:53
    Bagikan  
Ilustrasi layanan Kereta Api dari PT KAI.
Ilustrasi layanan Kereta Api dari PT KAI.

Ilustrasi layanan Kereta Api dari PT KAI. - Ilustrasi layanan Kereta Api dari PT KAI.

HELOINDONESIA.COM - Komisi VI DPR menemukan data bahwa ternyata jumlah penumpang mudik menggunakan kereta api (KA) mengalami penurunan. Di dalam pembuat aplikasi harus menggunakan sistem yang terpercaya dan teruji sehingga meminimalisir trouble yang menyebabkan aplikasi itu down atau tidak bisa diakses masyarakat.

Anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mengapresiasi kinerja PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menyediakan fasilitas pelayanan selama periode angkutan lebaran tahun 2023.

Tersedianya sejumlah program-program menarik yang ditawarkan PT. KAI menjadi salah satu faktor pendukung kepuasan pelayanan pelanggan. Hal ini terlihat dari beberapa testimoni atau dokumentasi atas pemanfaatan layanan fasilitas penumpang.

"Sebagai contoh di Stasiun Surabaya Gubeng adanya water station itu menurut saya hal bagus, ini semestinya dilakukan terus menerus ya tidak hanya sesaat pada momen tertentu saja dan tersedia juga di stasiun-stasiun kereta api lainnya,” kata Eko Purnomo usai mengikuti pertemuan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR ke Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/5/2023).

“Tentu dengan adanya water station ini PT KAI juga bisa mendapatkan pendanaan dari kerja sama dengan pihak sponsor produk water station tadi, tentu hal ini dapat menguntungkan bagi PT. KAI," jelas Eko.

Lebih lanjut politisi PAN ini mengungkapkan, berkaca dari adanya penurunan jumlah penumpang pada tahun 2019, di tahun 2023 ini PT KAI ke depqn harus lebih aktif dalam melakukan penjualan tiket yang lebih mengedepankan unique selling point dalam promosi penjualannya.

"PT. KAI harus 'mengejar bola' bukan hanya menunggu, harus ada teknik marketing yang aktif juga melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mempromosikan penjualan tiket. Misalnya aktif dengan memberikan diskon, sehingga masyarakat berbondong tertarik untuk beli tiket. Karena kalau naik kereta api kan ada rasa aman, nyaman, dan tepat waktu," pungkas Politisi Fraksi PAN itu.

Seiring dengan banyaknya masyarakat yang mengakses aplikasi nantinya, tentu ke depan, menurutnya perlu juga ada penguatan pada sistem digitalisasi untuk menghindari adanya trouble access pada aplikasi sehingga dapat meminimalisasi adanya percaloan.

Anggota Komisi V DPR itu mengatakan, di dalam pembuat aplikasi harus menggunakan sistem yang terpercaya dan teruji sehingga meminimalisir trouble yang menyebabkan aplikasi down atau tidak bisa diakses masyarakat.

"Ini juga menjadi pembelajaran buat para mitra BUMN Transportasi nantinya di dalam pembuat aplikasi harus menggunakan sistem yang terpercaya dan teruji sehingga meminimalisir trouble yang menyebabkan aplikasi down atau tidak bisa diakses masyarakat," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Dirut PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo menuturkan pada realisasi program angkutan lebaran tahun 2023, KAI Group secara total menyediakan kapasitas sampai dengan 6,9 juta tempat duduk untuk KA jarak jauh dan lokal pada angkutan Lebaran tahun 2023, atau 136 persen dibandingkan realisasi angkutan Lebaran pada tahun 2022.

"Untuk meningkatkan volume penumpang kereta api, di samping memberikan informasi dan alternatif pilihan tanggal kepada pelanggan untuk melakukan perjalanan mudik, sehingga tidak terkonsentrasi pada beberapa hari menjelang hari raya,” kata ) Didiek Hartantyo.

“KAI juga menerapkan Program ‘Diskon Mudik’ dengan memberikan potongan harga tiket hingga 20 persen untuk periode program dengan total alokasi seats sebanyak 31.300 tempat duduk untuk kereta api jarak jauh baik kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi yang tersebar pada 69 kereta," ungkapnya.

Dalam arus balik, KAI juga membuka subkelas tarif rendah yakni subkelas J, I, dan H pada kelas eksekutif hingga 3 Mei 2023. Dimana subkelas tersebut dijual KAI saat pada saat low season. Bila dibandingkan tarif batas atas, subkelas tersebut dapat dikatakan lebih murah 20 hingga 30 persen dari tarif biasanya.

"Pembukaan penjualan tiket subkelas dengan tarif rendah pada arus balik ini juga mendukung imbauan pemerintah, agar masyarakat tidak terfokus melakukan perjalanan balik pada 24 dan 25 April," tutupnya. (*)

(Winoto Anung)