Helo Indonesia

Bersama Delegasi, Ketua PWI Kalteng Siap hadiri HPN Kalimantan Selatan

M. Haikal - Nasional
Senin, 27 Januari 2025 12:21
    Bagikan  
PWI Kalteng
Foto: ist

PWI Kalteng - Ketua PWI Provinsi Kalimantan Tengah Muhamad Zainal.

HELOINDONESIA.COM -Seluruh Jajaran pengurus persatuan wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalteng siap memeriahkan puncak perayaan hari pers nasional HPN 2025 di Banjarmasin Kalimantan Selatan pada 7 hingga 9 Februari mendatang.

Ketua PWI provinsi Kalimantan Tengah Muhamad Zainal saat dikonfirmasi menyatakan dukungan penuh pada perhelatan HPN Kalsel di bawah naungan pimpinan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun.

Pihaknya mengaku akan memberangkatkan seluruh pengurus dan ketua PWI kabupaten kota se Provinsi Kalimantan Tengah yang jumlahnya akan mencapai 60 peserta.

Masing masing peserta yang akan menghadiri HPN Kalsel dari PWI Provinsi sebanyak 25 orang.

Baca juga: Berikut Beberap Kode Redeem FC Mobile Hari ini, Senin 27 Januari 2025

"Sisanya dari PWI kabupaten dan kota. Kami tetap solid di bawah kepemimpinan ketua umum PWI Hendry CH Bangun," tambahnya.

"Intinya kami mendukung penuh HPN Banjarmasin Kalimantan Selatan," ungkap Muhamad Zainal senin (27/1/2025)"

Muhamad Zainal mengungkapkan pada HPN 2025 Banjarmasin yang dijadwalkan akan dihadiri presiden Prabowo Subianto PWI Kalimantan Tengah akan mengikuti berbagai serangkaian acara sejak 7 Februari hingga 9 Februari 2005.

Kegiatan tersebut dimulai dari summit media anugerah jurnalistik adinegoro pameran pers pameran UMKM, aksi wartawan menanam rapat kerja SIWO serta pemberian penak emas dan PIN emas kepada kepala Daerah yang telah memberikan kontribusi terhadap kegiatan pers di masing-masing wilayah.

Baca juga: Ketua PWI Banten Dukung penuh dan Siap hadiri HPN Kalimantan Selatan 2025

Khusus summit media akan diisi dengan seminar tentang program Prabowonomics yang bakal membahas seputar program kerja unggulan presiden Prabowo Subianto yang langsung berhubungan dengan masyarakat dan menghadirkan menteri terkait sebagai narasumber serta kepala daerah akademisi untuk menyampaikan kebijakan.