HELOINDONESIA.COM - Warga masyarakat, para Ketua RT dan RW di lingkungan untuk bebenah dan melakukan gerakan menanam pohon.
Baca juga: Harga Singkong Rp1350, Pengusaha Tak Patuh Berhadapan dengan Pemerintah
Hal ini disampaikan Wali Kota Jakarta Pusat Arifin di acara Penanaman Pohon dan panen buah Melon berlangsung di Taman Angsa, Jalan Taman Matraman Timur RW 04, Pegangsaan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) pada, Jumat (31/1/2025).
Baca juga: Berikut 5 Kode Redeem Game Free Fire hari ini, Jumat 31 Januari 2025
"Saya mengajak para RW dan RT untuk menertibkan lingkungan yang tidak digunakan sebagaimana mestinya seperti, gubuk-gubuk liar. Harus dibersihkan, direkayasa, ditata untuk menjadi tempat-tempat yang bermanfaat untuk lingkungan," ungkap Arifin didampingi Pelaksana Tugas (PLT) Wakil Wali Kota Jakpus H. Iqbal Akbarudin Ketua TP PKK Jakpus Witri Yenny Arifin kepada Wartawan di lokasi.
Baca juga: Musren Tahun 2025: Kepala BNN RI Sampaikan Pendekatan Strategis Hingga Beberapa Penekanan
Menurutnya, sehingga nantinya tempat-tempat seperti ini, walaupun kecil tetapi banyak manfaatnya untuk masyarakat.
Baca juga: Kementerian ATR/BPN Tuai Berbagai Apresiasi dalam Rapat Kerja Bersama Komisi II DPR RI
"Dengan gerakan menanam saya juga mengajak kepada masyarakat khususnya Menteng untuk memanfaatkan lahan ruang-ruang publik digunakan sebagaimana mestinya dengan tanaman hidroponik dan lain-lain," imbuhnya.
Baca juga: Pemanfaatan Kembali Stadion Jatidiri Ditandai Penampilan Tim SSB, Pemain PSIS dan Wartawan
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakpus, Mila Anamda menerangkan, kegiatan Jumat memanam (Juna) pada hari ini merupakan upaya target program prioritas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (TamHut).
Baca juga: Mendagri Bakal Konsolidasikan Kepala Daerah Dukung Penguatan Pendidikan Dasar dan Menengah
Lanjut Mila menambahkan, bahwa kegiatan Juna kali ini diawali dengan menanam 10 pohon terdiri dari 3 pohon Tabebuya, 3 pohon Buni dan 4 pohon Jamblang.
"Penanaman pohon ini sebagai upaya memperbaiki serta untuk beautifikasi kawasan sebagai upaya konservasi pohon-pohon langka asli daerah seperti Buni dan Jamblang," jelas Mila.
Baca juga: 44 Mahasiswa MH USM Seminarkan Hasil KKL di Singapura dan Malaysia
Ia berharap pohon-pohon dapat tumbuh besar dan berbuah dikawasan sepanjang sempadan kali atau sungai sebagai jalur lintasan migrasi unggas atau burung karena kita juga menyediakan makanan dari buah-buah pohon yang ditanam untuk tempat singgah unggas.
Baca juga: Pj Gubernur Dukung dan Siap Hadiri Peringatan HPN 2025 Tingkat Jateng
"Dilokasi ini juga tidak hanya untuk ruang interaksi namun ada urban farming serta kolam gizi dalam rangka mendukung ketahanan pangan," pungkasnya. (*/is) ***