Helo Indonesia

Atlet Barongsai Jateng Digenjot Fisik demi Wujudkan Target 3 Emas di PON 2024

Ajie - Olahraga
Jumat, 31 Mei 2024 14:27
    Bagikan  
Atlet Barongsai Jateng Digenjot Fisik demi Wujudkan Target 3  Emas di PON 2024

Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko saat monitoring dan evaluasi pelatda barongsai Jateng di kompleks Asrama Yonarhanud 15/DBY Semarang

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (Pengprov FOBI) Jawa Tengah tak ingin kehilangan momentum meraih prestasi optimal di cabang barongsai yang baru kali pertama dilombakan di arena PON, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, September 2024 mendatang.

Cabang olahraga barongsai Jateng menargetkan tiga medali emas pada ajang PON 2024 ini. Saat ini, sebanyak 16 atlet barongsai Jateng ditempa lewat program pemusatan latihan daerah (pelatda) PON Jateng di kompleks Asrama Yonarhanud 15/DBY Jalan Kesatrian, Kelurahan Jatingaleh Kota Semarang, sejak awal bulan Mei 2024 lalu.

Baca juga: Cabor Renang Jateng Berkomitmen Minimal Sumbang Dua Emas di PON 2024

Wakil Ketua II Pengprov FOBI Jateng, Candra Budiyono mengatakan, target tiga emas itu diharapkan disumbangkan dari kategori naga (dragon dance) 2 keping emas dan pekingsai (northern lion dance) 1 emas.

“KONI memberi target kami 1 emas. Dan melihat potensi dan peluang, kami ingin bisa meraih lebih, yakni tiga emas. Dua emas dari naga dan satu emas dari pekingsai. Mohon doa restunya, semoga terwujud,” kata Candra Budiyono kepada wartawan disela menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) KONI Jateng di tempat pelatda barongsai, Kamis 30 Mei 2024.

Tim monev KONI Jateng yang datang menyambangi pelatda barongsai naga dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko didampingi Suratno (Wakil bendahara umum 1), Devri Alfiandy (wakabid mobilisasi sumberdaya dan dana), Farda Mujahidin (staf Binpres KONI) dan Khoirul Anam Shona (staf IT).

Candra Budiyono mengatakan, cabang olahraga barongsai adalah cabor baru di PON atau baru kali pertama diperlombakan di PON XXI 2024 ini, sehingga menjadi sejarah baru bagi perkembangan olahraga barongsai di Indonesia.

Pada PON XXI tahun 2024 ini, FOBI Jateng siap memberangkatkan 16 atlet, yang akan tampil di dua kategari yakni naga sebanyak 11 atlet dan pekingsay 5 atlet. Masing-masing kategori didampingi oleh 1 pelatih utama dan 1 asisten pelatih.

Sebetulnya ada tiga kategori yang akan dipertandingkan di PON XXI nanti yakni pekingsai, naga dan barongsai (Southern Lion Dance), namun untuk barongsai Jateng tidak tampil.

“Dari dua kategori itu Jateng akan turun di lima nomor . Kategori pekingsai turun di taolu bebas dan kecepatan. Sedangkan kategori naga kita akan turun di taolu bebas, kecepatan dan halang rintang,” tambah Candra.
Digenjot Fisik
Dikatakan dia, atlet naga dan pekingsai menjalani latihan dengan sungguh-sungguh di tempat terpisah. Semua atlet digenjot latihan fisik dan teknik secara sungguh-sungguh. Untuk latihan fisik, para atlet setiap pagi harus berlari sepanjang 5 Km. Kemudian, pada siang, sore atau malam mendapatkan gemblengan latihan teknik. Sedangkan fasilitas pendukung juga sudah bagus.

“Namun, saat ini masih ada kendala, yakni tempat latihan untuk naga. Naga itu butuh tempat Latihan ruangan standar yakni minimal luasnya 20 m x 20 m. Sementara ruangan ini luasnya hanya 20 m x 16 m. Kami masih koordinasi dengan KONI Jateng untuk mencari ruangan lebih luas. Mudah-mudahan segera dapat,” beber Candra.

Sementara , Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko mengatakan FOBI atau barongsai ini masuk dalam cabor unggulan III A KONI Jateng dengan target 1 emas di ajang PON XXI mendatang. Namun jika Pengprov FOBI memasang target lebih dari satu emas, bisa menambah motivasi dan semangat para atlet.

“Kami optimis target tersebut akan tercapai. Karena semua atlet barongsai ini semuanya adalah anggota TNI, mereka memiliki karakter yang kuat yang mencapai tujuan. Mereka berlatih dengan sangat serius dan disiplin tinggi. Mudahan-mudahan target emas bisa tercapai,” kata Soedjatmiko.

Dikatakan dia, KONI dalam menentuan target emas di PON adalah berdasarkan hasil dari babak kualifikasi (BK) PON dan juga kejuaraan lainnya. Pada BK PON lalu, Jateng mendapatkan 1 emas dan 1 perunggu.

“Pelaksanaan PON XXI kira-kira tinggal 100 hari. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk terus berlatih. Bikin program sebaik mungkin agar pada saatnya nanti bisa tampil maksimal,” kata dia.

Soal tempat latahan naga, Soedjatmiko meminta agar Penprov FOBI Jateng segera bertindak, yakni mencari tempat latihan yang standar. Tempat latihan yang ada saat ini memang tidak standar, tentu ini berpengaruh dalam Latihan mereka.

“Segera cari tempat latihan yang standar. Ada bantuan dana dari KONI Jateng itu bisa digunakan untuk sewa tempat,” sarannya.

Eko Satrio Putro, salah satu atlet naga FOBI Jateng mengaku optimis bahwa Jateng akan bisa mendapatkan medali emas dari nomor naga taolu bebas. Karena pada saat BK PON kemarin, Jateng hanya kalah tipis dengan Sumut, dengan selisih waktu beberapa detik saja.
“Semoga kami bisa meraih emas. Kami optimis,” kata Eko Satrio Putro.

Sebagai informasi, sebanyak 252 atlet barongsai lolos dan terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara (Sumut) pada September. Sebanyak 252 atlet itu berasal dari 15 provinsi termasuk Aceh dan Sumut.
Berikut 16 Atlet Barongsai Jateng yang siap tampil di PON XXI 2024.
Atlet Naga (11 orang)
1. Eko Satrio Putro
2. Sumarno
3. Fendi Adi Suryanto
4.Jati Waluyo
5.Gezha Aditya PrihanaPutra
6. Rana Radamsyah
7. Yonif Lida Hermawan
8. Bagus Maulana
9. Alan Rio Bagus
10. Haris Hariyadi
11 Julius Sapri Nanda

Atlet Pekingsai ( 5 orang)
1. Frans Hinggi Raja
2. Hari Agus Castoro
3. Leuise Prayoga
4. Teuku Firmansyah Julianto
5. Bimo Wasis Wicaksono.
(Aji)