Helo Indonesia

Perjuangan Kontingen Jateng Masih On The Track di PON Bela Diri

Ajie - Olahraga
Senin, 20 Oktober 2025 14:33
    Bagikan  
Perjuangan Kontingen Jateng Masih On The Track di PON Bela Diri

Wakil Ketua Umum II KONI Jawa Tengah Soedjatmiko

KUDUS, HELOINDONESIA.COM -  KONI Jawa Tengah menyebut perjuangan kontingen Jateng masih berada di jalur yang tepat dalam ajang PON Bela Diri 2025 yang masih berlangsung di Djarum Arena, Kudus.

Pasalnya, memasuki hari ke-10 PON Bela Diri, sejumlah cabang olahraga menunjukkan hasil positif, bahkan ada yang melebihi target yang ditetapkan.

Baca juga: Geliatkan Wisata Olahraga Jateng, 1.000 Peserta Meriahkan Slamet Trail Run 2025

Ketua Kontingen yang juga Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Soedjatmiko, mengatakan para atlet masih tampil sesuai harapan dan menunjukkan semangat juang tinggi di setiap pertandingan.

“Kontingen Jateng masih berada  pada treknya, masih pada jalurnya, kalau melihat atlet-atlet bertanding,” ujarnya usai melihat pertandingan Cabor Sambo, Senin 20 Oktober 2025.

Lebih lanjut dirinya menyebut, salah satu cabang yang mencuri perhatian adalah Sambo yang tampil luar biasa dengan torehan lima medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Menurutnya, hasil tersebut jauh melampaui target awal yang hanya dua emas.

“Ini yang membuat kejutan, Sambo kita target dua emas tapi mendapat lima medali emas. Hari ini bahkan tambahan dua perak satu perunggu,” katanya dengan bangga.

Performa Positif

Selain Sambo, dia menuturkan dari cabang Pencak Silat juga menunjukkan performa positif. Dari enam atlet yang diprediksi lolos ke final, empat sudah memastikan tempatnya, sementara dua lainnya masih berjuang untuk menyusul.

“Pencak silat diprediksi enam masuk final. Sudah masuk empat, tinggal dua. Kemungkinan enam masuk final. Masih on the track,” tegasnya.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Thailand Jadi Destinasi Terbaik untuk Libur Natal 2026

Lebih lanjut, Soedjatmiko menambahkan, ajang kali ini juga dimanfaatkan untuk memberikan kesempatan tampil kepada atlet muda.

“Ini adalah kesempatan untuk ajang uji coba, termasuk pada atlet-atlet muda atau atlet lini dua yang diproyeksikan untuk BK PON maupun PON mendatang," tutupnya. (Aji)