HELOINDONESIA.COM — Hadir di Tanah Air per 2012, untuk pertama kalinya induk cabor bela diri Muaythai Indonesia pecah rekor helat tiga forum permusyawaratan pengambil keputusan tertinggi organisasi tercepat, tuntas satu hari gelaran di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Semula Rapat Kerja Nasional (Rakernas), lanjut Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) khusus perubahan AD/ART, hingga klimaksnya Munas Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) 2026–2030 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jum'at (10/4/2026) pekan pplewat.
Rekor 'selangkah tiga goyang' ini berlangsung ditengah atmosfer dinamis organisasi sekaligus gerak cepat induk cabor menjawab kebutuhan obyektif fast moving forward; insight kebutuhan cabor memanajerialisasi terapan empat pilar siklus Desain Besar Olahraga Nasional dan Daerah (DBON/DBOD) — sport development, sport science, sport tourism, sport industry, sekaligus; serta dinamisasi respons multieven olahraga nasional dan internasional per 2026 hingga mahapuncak tekad RI raup medali Olimpiade 2044.
Rakernas Jumat pagi dimulai MC jam 09.35 WIB, lantun pembacaan doa, performansi memukau atlet berprestasi asal Jawa Timur peraih perak Men's Wai Kru SEA Games Thailand 2025 kini prajurit Letda TNI Aldento Brilian Bara Pratama (28) dan trio atlet Muaythai aerobik: Riskala Riksa Sunda Silviani, Zahra Permata Sari, Zakiah Afifah Gani asal Mandala Sakti Camp Subang, Jawa Barat.
Usai menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, berturut kata sambutan selamat datang dari Ketua Umum PBMI 2022–2026 AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, pidato Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen Purn Marciano Norman, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir sekaligus pukul gong buka helat.
Ketua Umum PBMI LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan ulang komitmen organisasi meningkatkan pembinaan atlet dan prestasi, serta membuka transparan dinamika internal organisasi yang tengah terjadi dan sempat menghangat.
Ujar tokoh olahraga cum senator, Ketua DPD RI 2019–2024 kini anggota 2024–2029 ini, MI tetap standfight dalam tren capaian positif internasional. Di SEA Games Thailand 2025 misal, Timnas MI meraih 1 perak, 4 perunggu, dari 6 nomor diikuti.Capaian ini jadi bukti pembinaan tetap beragregat.
"Bahkan seharusnya kita bisa meraih emas namun ada faktor nonteknis yang tidak bisa kita kendalikan,” infonya.
LaNyalla lalu buka-bukaan adanya dinamika intern termasuk munculnya surat mosi tidak percaya sejumlah Pengurus Provinsi (Pengprov) dimotori beberapa oknum. Seluruh pointers tuduhan mosi, lugas dia, 'tidak berdasar' dan telah dibantah bukti program kerja nan PBMI eksekusi selama ini.
“Kami sudah menunjukkan seluruh bukti, organisasi tetap berjalan dan program pembinaan dilaksanakan. Tuduhan tersebut tidak terbukti dan justru merugikan organisasi,” lugasnya, sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), PBMI membekukan Pengprov pelayang mosi.
“Kami terpaksa ambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan yang menyampaikan tuduhan tanpa bukti. Ini demi menjaga marwah organisasi dan keberlangsungan pembinaan,” imbuh LaNyalla, sebagian peserta Rakernas merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Pengprov yang ditunjuk secara sah sesuai ketentuan organisasi.
Kedepannya, lanjut LaNyalla, fokus PBMI jalankan agenda strategis tahunan, dari Kejurnas MI di Sulawesi Barat Juli ini, hingga persiapan SEA Games Malaysia 2027 mendatang.
"Hari ini kita harus siap menyongsong dan mengerjakan tugas-tugas organisasi, di antaranya partisipasi aktif cabang olahraga prestasi Muaythai Indonesia, salah satunya Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang akan diselenggarakan di Sulawesi Utara Oktober mendatang, Kejuaraan Nasional yang diselenggarakan oleh PBMI."
"Yang tak kalah pentingnya adalah (persiapan) Road to SEA Games Malaysia 2027 yang harus dimulai dari sekarang. Dan saya berjanji dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, mudah-mudahan PB Muaythai akan dapat dua emas," lanjut LaNyalla sebut target, meminta dukungan pemerintah, DPR dan DPD RI, serta pemangku kepentingan olahraga nasional memastikan pembinaan atlet bisa optimal.
“Kami butuhkan dukungan semua pihak agar pembinaan olahraga, khususnya Muaythai, dapat terus berkembang, menghasilkan prestasi membanggakan bagi Indonesia,” pungkasnya di hadapan Menpora Erick Thohir, jajaran PBMI, peserta 33 Pengprov MI se-Indonesia, serta Waketum KONI Bidang Organisasi Mayjen TNI Purn Soedarmo, dan senator: anggota DPD/MPR RI dapil Lampung yang juga Bendahara Umum PBMI 2022–2026 Dr Bustami Zainudin.
Adapun, pidato Ketua Umum KONI Marciano Norman, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, serta Menpora Erick Thohir —selain impresif, ketiganya juga pidato apresiatif.
Disaripatikan, mereka mengapresiasi kiprah kepemimpinan LaNyalla dan capaian prestasi atlet dan PBMI, menebalkan pesan jaga soliditas organisasi, jadikan riak muncul sebagai kembang dan jangan korbankan atlet ulah konflik yang ada, buka dan garap seluasnya peluang pengembangan cabor Muaythai termasuk terus menseriusi sisi wisata olahraga dan industri olahraga dari cabor ini.
Peserta rerata bersyukur, berterima kasih atas apresiasi luar biasa tidak saja atas kehadiran nun jua atas pesan, harapan, terlebih dukungan ketiga tokoh terhadap kepemimpinan 'menyala' ketua umum LaNyalla maupun PBMI dipimpinnya.
Rakernas ini menjadi forum strategis susun program kerja 2026–2027, perkuat prestasi dan pembinaan atlet, dorong pengembangan industri olahraga Muaythai di Indonesia, dorong Muaythai sebagai cabor berprestasi dan bernilai ekonomi perkuat ekosistem olahraga dan perekonomian Indonesia. Seluruh peserta berkomitmen dukung penuh kepemimpinan LaNyalla, memajukan Muaythai Indonesia.
Seperti selain dari gaung tema raya Rakernas, "Loyalitas Tinggi, Nyali Berani, Mental Juara", jua tercermin dari pekik yel khas patriot olahraga: "Salam Olahraga, Jaya!", serta yel "Muaythai Indonesia, Menyala!", "LaNyalla, Satu Komando!"
Super dinamis, Rakernas hitungan jam tersebut lantas memutuskan langsung dilanjut Munaslub khusus bahas perubahan AD/ART bada Jum'at lengkap dihadiri notaris, langsung dilanjutkan pula Munas beragenda tunggal memilih Ketua Umum PBMI 2026–2030, LaNyalla terpilih aklamasi. Sang pembuka acara, Waketum KONI Bidang Organisasi Mayjen Purn Soedarmo berpidato mewakili Ketum Marciano, langsung mengukuhkan LaNyalla dan jajaran ditandai penyerahan pataka, Munas pun tuntas tepat jelang kumandang azan Magrib.
"Alhamdulillah," celetuk takzim sejumlah peserta. Sejarah baru Muaythai Indonesia pun lahir dari Bidakara. Satu dari sekian unit bisnis kelolaan Mekar Prana Indah milik Yayasan Kesejahteraan Keluarga Bank Indonesia di Jl Gatot Subroto Kav 71-73 Pancoran, Kuningan, Jakarta Selatan ini. (Muzzamil)
