SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Kontingen tinju Kabupaten Sukoharjo secara mengejutkan sukses menguasai arena dan tampil sebagai juara umum cabang tinju pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII, yang berakhir Kamis malam (29/10/2026) di GOR Futsal Manunggal Jati, Semarang.
Tak tanggung-tanggung, dari enam petinju yang melaju ke partai puncak, empat medali emas berhasil disikat. Total, kontingen Sukoharjo memboyong pulang 4 emas dan 2 perak, sekaligus menenggelamkan dominasi daerah-daerah kuat lainnya yang menjadi kiblat tinju amatir di Jateng.
Kejutan ini sekaligus meruntuhkan takhta Kota Semarang. Sang tuan rumah yang sebelumnya menyandang gelar juara umum pada Porprov 2023 di Pati Raya, kali ini terlempar ke posisi kelima dengan raihan 2 emas dan 8 perunggu.

Sementara itu, posisi kedua klasemen direbut oleh Kabupaten Pati dengan koleksi 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, diikuti Kabupaten Cilacap di tempat ketiga lewat raihan 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Urutan keempat ditempati Kota Pekalongan dengan 2 emas 1 perak dan 1 perunggu.
Keempat emas Sukoharjo disumbangkan masing-masing oleh Hofnie El Yakim Kapisa di kelas Men's Light Welter (63,5 kg), Tegar Bayu Satria di kelas Men's Welter 67 kg, Nafisa Nur Azizzah (Women's Minimum 45-48 kg), dan Ananda Meisya Kusuma Wardhani (Women's Fly 52 kg). Sayangnya, dua wakil Sukoharjo lainnya harus puas menyumbangkan medali perak setelah berjuang habis-habisan di final, yakni Muhammad Naufal Gilardino (Men's Feather 57 kg) dan Bambang Haryadi (Men's Light Middle 71 kg).
Dalam babak final di kelas 63,5 kg yang dipimpin wasit Wahyu Dwi Pamungkas, Hofnie tampil dominan sepanjang tiga ronde, dan sukses menang angka 5-0 atas Farel Fransisco William (Kabupaten Magelang). Medali perunggu di kelas ini, diraih Mudasir Idris (Kebumen) dan Erikson Asamay (Boyolali).
Penampilan garang diperlihatkan petinju Sukoharjo, Tegar Satria hingga sang lawan Awal Mukti Wardoyo (Cilacap) memilih menyerah di ronde kedua hingga harus puas meraih perak. Medali perunggu disabet di kelas 67 kg Yeremia Erwin Hanuebi (Kota Magelang) dan Agusbetorius Subong (Kota Suarakarta).
Baca juga: Insiden di Arena Porprov Jateng: KONI Evaluasi Ketat SOP Keselamatan Atlet
Pada partai final putri, Nafisa mengalahkan Erni Yulianti Sofia Afjad (Blora) dengan angka. Medali perunggu ditempati Marchella Nabil Isnanda (Wonosobo). Sedangkan Ananda Meisya menang angka atas Fadilla Ridhatul Hayati (Kabupaten Pati). Perunggu bersana Mona Dewi Kusuma (Cilacap) dan Anggia Sasta Tsabita (Kudus).
Bangga dan Haru
Ketua Pertina Sukoharjo, Nursito, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian historis ini. Menurutnya, hasil di Semarang melampaui target awal yang dipatok.
"Sungguh ini hal yang sangat tidak kami duga. Ini melebihi dari angan-angan sebelumnya. Di tengah persaingan yang keras dan kompetitif, anak-anak tampil luar biasa. Mereka mati-matian berjuang untuk mewujudkan harapan medali emas," seru Nursito penuh semangat.
Disinggung mengenai resep di balik kejutan besar ini, Nursito menyebut kedisiplinan tingkat tinggi saat berlatih serta mentalitas bertanding yang tak kenal takut di atas ring menjadi kunci utama kesuksesan para atletnya.

Sementara itu, dua keping medali emas Kota Semarang disabet oleh Lalu Adi Kurniawan di kelas Men's Light Heavy 80 kg dan Ezekiel Gracio Immanuel Abadi (Men's Cruiser 86 kg). Lalu Adi, peraih emas di Porprov 2023 pada babak final berhasil mengalahkan Brian Aldi (Kebumen), sedangkan Ezekiel sukses menumbangkan Muhammad Hasan Baraja (Surakarta) di laga puncak.
Ditemui usai penyerahan medali, Lalu Adi menyampaikan rasa syukur dan bangga usai merengkuh medali emas. Atas anugerah ini, dia mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendoakan serta para pelatih yang tak pernah lelah memberikan support.
“Rasa hormat kepada kedua orang tua yang senantiasa mendidik dan mendoakan, serta tim pelatih yang gigih menggembleng. Berkat mereka, saya bisa berdiri seperti sekarang dengan meraih emas Porprov Jateng 2026,” ujar Lalu yang menekuni tinju sejak 2018 itu.
Baca juga: Sentuhan Dingin Junaidi Bawa Tim Sepak Bola Kota Semarang Ukir Sejarah Baru di Porprov
Ketua Umum Pertina Jateng Kairul Anwar ikut hadir dalam laga final dan menyerahkan medali ke para juara kelas 46-48 kg putra. Ikut mendampingi Ketua Harian Sudarsono dan Sekum Achmad Ris Ediyanto.
Technical Delegate Tinju Porprov Danang Adhi Kusuma mengapresiasi antusiasme peserta dan perjuangan keras para petinju yang bertarung di atas ring. Tak lupa, Danang menyampaikan terima kasih perangkat pertandingan dan semua lini yang terlibat dalam penyelenggaraan Porprov Tinju dengan lancar.
Aura positif dari gelaran Porprov XVII ini juga mendapat sorotan dari Wakil Ketua Umum II Pengprov Pertina Jateng, Soedjatmiko. Ia menilai ajang kali ini berhasil memunculkan banyak bibit dan talenta baru yang memiliki teknik dasar bertinju sangat baik.
“Kami akan terus dorong agar Pengkab/Pengkot Pertina di daerah terus memoles, mengasah, dan membina mereka agar kualitas teknik serta fisiknya bisa lebih mumpuni ke depannya,” tandas Soedjatmiko.
Hasil Lengkap Porprov Tinju 2026:
Men's Minimum (46–48 kg)
1. DAFFA RIZKY PRATAMA (Banjarnegara)
2. CHICO RAY FIBA MARCHIANO (Kendal)
3. GUSTIAN FANY PRATAMA (Kabupaten Magelang) dan HANDONO (Klaten)
Men's Fly (51 kg)
1. MUHAMMAD ABDULLAH (Batang)
2. MISAEL BARAWERY (Boyolali)
3. NATHANAEL IVANDER VALENSI (SLT) dan RAMADANI ARDIANTO (Kota Semarang)
Men's Bantam (54 kg)
1. NAZRIL ILHAM (Pati)
2. ARIFSON PILO HERE (Boyolali)
3. DIAZ SILVA SETYAWAN (Karanganyar) dan MAULANA KEMAL MASIVA (Kota Semarang)
Men's Feather (57 kg)
1. MUHAMMAD RAFLI NURRAHMADI (Pati)
2. MUHAMMAD NAUFAL GILARDINO (Sukoharjo)
3. G YUSUF ABDURROHMAN (SMG) dan ROBERTO ERMANDO (Kota Tegal)
Men's Light (60 kg)
1. MUHAMMAD UMAM (Cilacap)
2. AHMAD LATIP SUYUDI (Kota Magelang)
3. NOBERTO BUANGIN (Surakarta) dan ANDRE AZIZ AFIFUDIN (Banyumas)
Men's Light Welter (63.5 kg)
1. HOFNI EL YAKIM KAPISA (Sukoharjo)
2. FAREL FANCISCO WILLIAM (Kabupaten Magelang)
3. MUDASIR IDRIS (Kebumen) dan ERIKSON ASAMAY (Boyolali)
Men's Welter (67 kg)
1. TEGAR BAYU SATRIYA (Sukoharjo)
2. AWAL MUKTI WARDOYO (Cilacap)
3. YEREMIA ERWIN HANUEBI (Kota Magelang) dan AGUSBETORIUS SUBONG (Surakarta)
Men's Light Middle (71 kg)
1. INDRASTA CAHYA (Surakarta)
2. BAMBANG HARIYADI (Sukoharjo)
3. ABDUL MALIK (Cilacap) dan ALI NURUDIN (Kabupaten Pekalongan)
Men's Middle (75 kg)
1. BURHANUDIN ADURAF (Pati)
2. ARYA JULIUS FERNANDA (Kudus)
3. RAMADHAN RYAN SAPUTRA (Boyolali) dan DAVID SAMUEL KOLANO LONTOH (Kota Semarang)
Men's Light Heavy (80 kg)
1. LALU ADI KURNIAWAN (Kota Semarang)
2. BRIAN ALDI (Kebumen)
3. MUHAMMAD RAMADHANA NUR ROCHMAN (Pati) dan NABIL AHMAD DAFFA (Grobogan)
Men's Cruiser (86 kg)
1. EZEKIEL GRAACIO IMMANUEL ABADI (Kota Semarang)
2. MUHAMMAD HASAN BARAJA (Surakarta)
3. HISYAM NOUVAL PUTERA ALDI (Kabupaten Magelang) dan MUHAMAD AZFAR GHAZI (Banyumas)
Women's Minimum (45–48 kg)
1. NAFISA NUR AZIZZAH (Sukoharjo)
2. ERNI YULIANTI SOFIA AFJAD (Blora)
3. MARCHELLA NABIL ISNANDA (Wonosobo)
Women's Light Fly (50 kg)
1. NAMIRA SALWA PRANESTI (Cilacap)
2. JOHANA APRILIA (Kudus)
3. AZZAHRA QURROTA AYUNING (Kota Semarang) dan RACHAEL LAUW (Kota Pekalongan)
Women's Fly (52 kg)
1. ANANDA MEISYA KUSUMA WARDANI (Sukoharjo)
2. FADILLA RIDHATUL HAYATI (Pati)
3. MONNA DEWI KUSUMA (Cilacap) dan ANGGIA SASTA TSABITA (Kudus)
Women's Bantam (54 kg)
1. AISYAH AL JUFRI (Kota Pekalongan)
2. ALDILA EKA SUPRIYANTI (Kota Tegal)
3. JUANITA BINTANG KASTYAWATI (Kota Semarang) dan WINGGA TSYAFINNA NUGRAHESTI (Cilacap)
Women's Feather (57 kg)
1. FITDYA NUR ROHMAH (Wonosobo)
2.DEA PUSPITA HAPSARI (Kota Pekalongan)
3. JANICE MAY TITIAN (Kota Semarang) dan WIRDINA HANDAYANI (Kebumen)
Women's Light (60 kg)
1. NIHAYATUL MAULA (Kota Pekalongan)
2. DEWI SYARIFAH (Kudus)
3. NYSSA TALITHA NUR 'AIINI (Pemalang) dan GITA SULISTYANI (Grobogan)
Women's Light Welter (63 kg)
1. SERLY YUSINTA TITIS ANJAYA (Kota Tegal)
2. RATIH ERLYNA LARASATI (Kota Salatiga)
3. ELMEYRA AGHNA VANIA (Kota Semarang) dan DARSITI (Grobogan)
(Aji)
