SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana berharap jajaran pengurus Pengprov Kick Boxing Indonesia (KBI) Jateng untuk menyolidkan organisasi agar meraih prestasi lebih baik di masa mendatang.
Keinginan itu disampaikan Bona saat membuka Rakerprov Kick Boxing Jateng 2025 di Front One HK Resort, Semarang, Jumat 21 Februari lalu. Kegiatan Rakerprov yang diselenggarakan selama dua hari 21-22 Februari 2025 itu dihadiri 19 pengkab/pengkot KBI se-Jateng.
''Kami sependapat dengan tema yang diangkat, bahwa organisasi kick boxing Jateng harus solid. Sebuah organisasi yang sehat akan dengan sendirinya mendorong terciptanya pembinaan dan prestasi yang diharapkan,'' kata Bona.
Baca juga: Sukacita Bersama lewat Fashion Show, Cara Samuel Wattimena Perkuat Eksistensi Kampung Bustaman
Rakerprov KBI yang mengusung tajuk ''Konsolidasi Organisasi Menuju Prestasi Kickboxing Jawa Tengah'' dihadiri antara lain, dari KBI Kabupaten Kendal, Batang, Jepara, Grobogan, Boyolali, Klaten, Temanggung, Kota Semarang, Magelang dan Surakarta.
Ketua Umum KBI Jateng Ekor Firli mengungkapkan, banyak hal yang dibahas dalam Rakerprov tersebut. Namun yang menonjol adalah persiapan babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) khususnya nomor pertandingan Porprov 2026 di Semarang Raya.
Pertandingkan 20 Kelas
Selain itu, lanjutnya, program regenerasi atlet dan sektor penguatan SDM melalui penataran wasit juri juga menjadi bahan rapat. Beberpa daerah mengusulkan adanya pembatasan usia dalam Porprov 2026.
''Kami tidak hanya membina atlet, tapi bagaimana bisa meningkatkan SDM perangkat pertandingan agar lebih berkualitas dan profesional. Harapan kami ke depan, banyak tenaga wasit juri dari Jateng bisa dipercaya bertugas di event nasional,'' terangnya.
Baca juga: MAJT Pastikan Gebyar Ramadan 1446 H Lebih Spesial, Simak Ragam Kegiatan Istimewa Selama Bulan Puasa
Dari hasil rakerprov, kata Eko Firli, dirumuskan bahwa Porprov 2026 akan mempertandingkan 20 kelas. Hanya saja, sejauh ini belum diputuskan kabupaten/kota mana yang menjadi penyelenggara babak Pra-Porprov.
''Babak Pra-Porprov diadakan pada Juni - Juli, tempatnya masih akan kami verifikasi dulu. Untuk kegiatan penataran wasit juri akan dilaksanakan sebelum Pra-Porprov, bisa April atau awal Juni. Para wasit juri yang ditatar inilah yang diproyeksikan akan bertugas di Pra-Porprov dan Porprov nanti,'' tambahnya. (Aji)