DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Kampus Demak mengadakan pelatihan pengelolaan destinasi wisata.
Pelatihan yang terdiri atas pengambilan Foto Produk, Kepemanduan Wisata, Paket Wisata, dan Pembuatan Guide Book itu diikuti para pengelola objek wisata Pantai Glagah Wangi Istana Tambak Bulusan (Istambul).
Serta dimaksudkan agar mereka dapat memberikan pelayanan prima terhadap pengunjung destinasi wisata yang berlokasi di pesisir Kecamatan Karangtengah tersebut.
Baca juga: Pidato Berapi-api di Rakornas Relawan, Megawati Peringatkan Wartawan: Awas Membully Saya!
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat (PengMas) PNJ Kampus Demak, Sugiyarto SPd MPd menjelaskan, selama kegiatan dirinya didampingi Nina Sulistyowati SS MA. Serta dibantu beberapa mahasiswa dari Prodi D-3 Teknik Mesin dan Sarjana Terapan Usaha Konvensi, Perjalanan Insetif, dan Pameran (MICE).
“Pelatihan berlangsung di Balai Desa Tambak Bulusan dengan perserta sebanyak 20 orang. Terdiri dari unsur-unsur pengelola dan pelaku usaha di Objek Wisata Pantai Glagah Wangi Istambul. Yakni Bumdes, Pengelola Wisata (penambang), Pelaku UMKM, Tokoh Masyarakat, dan Pokdarwis,’’ ujarnya, Senin 27 November 2023.
Lebih lanjut disampaikan, Tim PengMas PNJ Kampus Demak sengaja mengambil tema pelatihan Foto Produk, Kepemanduan Wisata, Paket Wisata, dan Pembuatan Guide Book berdasarkan studi pendahuluan terhadap kebutuhan yang ada di Pantai Glagah Wangi Istambul.
Pemilihan materi pelatihan juga didasarkan hasil diskusi bersama dengan pihak pengelola Pantai Glagah Wangi Istambul terkait hal-hal yang dibutuhkan untuk mengembangkannya.
Peningkatan Skill
Sehubungan itu Pemerintah Desa Tambak Bulusan berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan lagi tahun mendatang. Mengingat Pantai Glagah Wangi Istambul membutuhkan kegiatan pelatihan peningkatan skill agar potensi wisata bahari tersebut bisa terus dikembangkan dan dikelola dengan baik.
Baca juga: Prabowo Dijuluki gemoy, TKN : Dicetuskan Simpatisan Gen Z
"Dengan begitu dapat mendatangkan banyak wisatawan yang secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian warga Desa Tambak Bulusan," kata Supanto, salah seorang perangkat Desa Tambak Bulusan.
Saat pelatihan Foto Produk, para peserta diajarkan cara memfoto produk yang mereka jual. Selain itu juga tentang pengemasan atau packaging agar menarik, kemudia mengunggahnya ke media sosial. Dengan begitu produk-produk mereka pasarkan pada wisatawan lebih menarik dan memiliki nilai jual.
Sedangkan dalam pelatihan Kepemanduan Wisata, para peserta dibekali tehnik berkomunikasi yang baik dan ramah dengan para pengunjung. Sementara mengenai pelatihan Paket Wisata, diberikan terkait cara agar para pengelola/pemerintah desa bisa menghadirkan wisata alternatif baru kepada para pengunjung selain berenang di pantai.
Baca juga: 3 Paslon Capres-Cawapres Tandatangani Pakta Integritas Pemilu 2024 Damai
"Potensi yang bisa dikembangkan tersebut seperti wisata edukasi penanaman atau budidaya mangrove di Pantai Glagah Wangi," ujarnya.
Mengenai Pelatihan Pembuatan Guide Book, lanjut Sugiyarto, berisikan praktik mengambil foto, mengedit foto untuk kemudian dijadikan sebuah buku/brosur yang dibagikan kepada para pengunjung. Sehingga selama berwisata, para pengunjung bisa membaca informasi-informasi yang ada di brosur tersebut. (Jati)
