LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi (rakor) Sentra Gakkumdu dan Pengawasan Logistik dengan diikuti seluruh Panwascam dan PPK yang ada di 11 kecamatan se-kabupaten setempat.
Koordinator Divisi Pencegahan partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pesawaran Mutholib mengatakan, dengan adanya koordinasi ini sebagai upaya untuk menyamakan persepsi terkait pengawasan pendistribusian kertas suara.
“Dalam pendistribusian surat suara, ini dapat berpotensi menimbulkan pelanggaran mulai dari administrasi sampai dengan pelanggaran pidana, maka dari itu dengan ada rakor ini baik penyelenggara maupun pengawas harus menyamakan persepsi terlebih dahulu,” kata Mutholib, Kamis (14/12/2023).
Baca juga: Bawaslu Mengklaim Telah Mencegah 76.225 Pelanggaran Pemilu 2024
Dikatakan, distribusi logistik untuk Pemilu memiliki kerawanan dan memiliki potensi timbulkan pelanggaran, pelanggaran itu terjadi saat surat suara melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
“Karena kelebihan pada surat suara sudah memiliki ketentuan, apabila kelebihan tidak berdasarkan ketentuan itu yang melanggar, untuk mencegah adanya potensi-potensi pelanggaran itu, maka kami melalui panwascam melakukan pengawasan terkait itu,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk pengawasan surat suara yang ada di percetakan, pihak Bawaslu langsung mengawasi secara langsung di percetakannya.
“Ya, saat ini Ketua Bawaslu Pesawaran sedang berada di Jakarta bersama Ketua KPU Pesawaran untuk mengecek langsung percetakan surat suara tersebut,” kata dia.
Baca juga: Covid-19 Masuk Lampung Lagi, Bupati Dendi Ingatkan Warganya Pakai Masker
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan pihak Bawaslu, guna mengecek jumlah serta kualitas pada surat suara yang dicetak di Jakarta apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan.
“Sebelum di distribusikan ke desa-desa, kita harus memastikan surat suara yang di cetak, apakah sudah sesuai dengan aturannya, kalau semua sudah sesuai baru nanti kita lakukan pengawasan kembali pada pendistribusiannya,” pungkasnya. (Rama)
