Helo Indonesia

Pemkot Semarang Juara Paritrana Award 2024, Begini Terobosan yang Dilakukan

Kamis, 22 Februari 2024 07:51
    Bagikan  
Pemkot Semarang Juara Paritrana Award 2024, Begini Terobosan yang Dilakukan

PENGHARGAAN: Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah dari Sekretaris Daerah (Sekda)

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih gelar juara dalam Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan pelaku usaha yang mendukung penuh pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/2/2024).

"Alhamdulillah berkat kerja keras Bu Wali dan juga teman-teman di Disnaker, siang ini kita mendapatkan penghargaan juara Paritrana Award kategori pemerintahan," ujar Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur.

Terobosan

Hernowo mengatakan, upaya dan terobosan Pemkot Semarang terkait BPJS Ketenagakerjaan sangat terstruktur. "Kegiatan-kegiatan mulai dari ASN, Non-ASN, hingga lini masyarakat paling bawah yakni RT dan RW kami dorong agar bisa ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Disitulah Kota Semarang mendapatkan penghargaan," jelas Hernowo.

Hernowo menjelaskan, hasil terobosan yang dilakukan Pemkot Semarang berhasil menjadi juara mengalahkan 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah, disusul peringkat kedua diraih Kabupaten Demak, dan peringkat ketiga Kota Tegal.

"Bu Wali memiliki kebijakan sangat bagus. Termasuk melindungi masyarakat kini bawah yang beresiko seperti RTdan  RW dan mendorong agar bisa memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Terobosan tersebut menjadikan perlindungan mulai dari tingkat bawah," kata dia.

Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang juga berencana melindungi pekerja rentan seperti PKL, petani kurang mampu, nelayan kurang mampu dan pekerja ekonomi bawah untuk bisa terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.(ADE)