LAMPUNG HELOINDONESIA.COM- Tembok PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Panjang jadi pemicu banjir di Jalan Yos Soedarso, Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung. Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana sampai turun tangan mengatasinya.
Pada Sabtu (2/3/2024), banjir menggenang hingga setinggi 30 centimeter di jalan antara Kantor Pelindo dan kawasan Pelabuhan Panjang. Pemicunya, drainase air tertutup tembok kawasan pelabuhan internasional tersebut.

Puluhan personel gabungan dari Damkarmat, BPPD, Pol PP,Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung turun mengatasi banjir di kawasan pelabuhan barang terbesar se-Sumbangsel itu.
Wali Kota Eva Dwiana langsung turun tangan memimpin jajarannya menyedot banjir sekaligus mengatasi penyebabnya. "Kami bersama lima kepala OPD langsung turun ke lokasi terjadinya genangan air depan Kantor Pelindo," ujar Kepala BPBD Wakidi kepada Helo Lampung di TKP.
Setelah dilakukan penyedotan, genangan air yang lumayan tinggi tersebut akhirnya berangsur surut. Langkah berikutnya agar tak terulang lagi, Wakidi mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Pelindo agar saluran air bisa lancar tak terhalang tembok lagi.
"Ada penyumbatan di depan Kantor Pelindo. Saat kita cek, siringnya ditutup oleh pagar pembatas dan itu yang menyebabkan terjadinya genangan air," ujar Wakidi. Dia masih bersyukur luberan air yang tak tersalurkan itu tak sampai mengenangi permukiman warga.
"Kita berharap ada rundingan dengan Pelindo bagaimana cara air tidak lagi tergenang, untuk kita masih menunggu informasi dari pihak Pelindo untuk melakukan perbaikan saluran di tutup," tuturnya.
Lurah Pidada Panjang Usman mengatakan selama ini belum pernah terjadi. Kalaupun hujan, air pasti langsung surut, tukasnya. (Hajim)
-
