Helo Indonesia

2 Akademisi Unila Buka Pameran Lukisan di Artc Corner, Pahoman, Balam

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 27 Juni 2024 22:58
    Bagikan  
DKL
Helo Lampung

DKL - Pameran Lukisan (Foto David/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dua akademisi asal Unila, Prof Admi Syarif Phd dan Ir. Anshori Djausal, MT membuka pameran lukisan di Artc Corner, Jl. Gatot Subroto No.11, Pahoman, Kota Bandarlampung, Kamis (27/6/2024), pukul 13.00 WIB.

Pada pameran kali ini, Artc Corner bersama Forum Perupa Lampung memamerkan karya-karya on the spot pada "Bulan Menggambar Nasional" di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung, Mei lalu.

undefined

Artc Corner merupakan komunitas anak muda yang tumbuh dari berbagai latar belakang pendidikan yang dengan konsep pengembangan nilai, ekspresi, dan praktik seni (budaya) untuk memperkaya kebudayaan yang ada di Provinsi Lampung.

Admi Syarif dalam sambutannya mengatakan sesuatu itu dimulai dari yang kecil jika terus menerus dilakukan lambat laun akan besar juga nantinya.

Pada pameran kali ini, pengunjung disuguhkan dengan suasana yang sejuk untuk berdiskusi dengan perupa Lampung yang terlibat dalam pameran tersebut.

Suasana ini tidak hanya sebagai ajang untuk mengapresiasi seni tetapi juga sebagai wadah untuk bertukar ide dan inspirasi di antara komunitas seni.

Kesempatan untuk menjelajah berbagai teknik dan konsep karya seni.

undefined

Anshori Djausal turut mengapresiasi dengan ikut berpartisifasi memajang karyanya dengan judul Car Free Day. Karya yang sangat kuat perspektifnya, dengan background hotel tertinggi di Sumatera: Mercure. 

Kurator Pameran David mengungkapkan pameran ini untuk membangkitkan gairah berkesenian bagi para perupa muda. Para pengunjung dapat berkenalan, berdiskusi bertanya seputar karya lukis.

Bagi perupa, pameran ini momen bersejarah bagi perupa Lampung dihadiri perwakilan universitas yang ada di Lampung, seperti Darmajaya, Itera, Unila untuk berdiskusi tentang kekaryaan.

Mulai dari karya seni media baru hingga karya instalasi topik pembicaraan diskusi saat itu, di imami oleh Zuhdan Naufali, salah satu pelukis kaligrafi dengan jam terbangnya sudah melalang buana dengan karya-karyanya.

Wacana gagasan, ide untuk membuat kembali perhelatan kesenian dengan suasana café yang menurut saya menarik itu direspon.

Di sela-sela pembahasaan wacana tersebut, Studio Artc Corner dalam rangkaian pameran di studionya, Minggu (30/6/2024), pukul 16.00 WIB, mengadakan kegiatan melukis model setelah itu workshop Zine dengan gratis.

Mendekati tahun politik yang hanya beberapa bulan lagi, yang disibukan dengan mencari suara di sana-sini, hiruk pikuk partai politik maupun pasangan calon kepala daerah dengan visi misinya, menjaring suara masyarakat Kota Bandarlampung, bentuk kepedulian dan bantuan-bantuan sembako terus disalurkan.

Pertanyaan David, di balik rangkaian perhelatan peristiwa kesenian kota ini apakah ada rasa kepedulian atas warganya untuk dapat mengapresiasi karya-karya yang hampir semuanya perupa daerah ini dalam merespon Tugu Adipura, tugu kebanggaan masyarakat Kota Bandarlampung.

Semoga dengan gerakan-gerakan kesenian para perupa yang berdomisili di Kota Bandarlampung menggugah hati para petinggi kota ini dapat hadir mengapresiasi karya-karya perupa dengan membawa pulang buah tangan dari yang berpameran di Studio Artc Corner. (Rls/Hajim).

 -