Helo Indonesia

Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Sudah Selesai, Tunggu Peresmiannya

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 14 Agustus 2024 18:48
    Bagikan  
Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Sudah Selesai, Tunggu Peresmiannya
Helo Lampung

Pasar Pasir Gintung dan Wilson Faisol. (Foto Hakim/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Kementerian PUPR telah menyerahkan pengoperasian Pasar Pasir Gintung ke Pemkot Bandarlampung (Balam), kata Kepala Dinas Perdagangan Wilson Faisol.

Menurutnya, pasar tradisional modern terlengkap yang baru direvitalisasi dari APBN senilai Rp24 miliar itu mampu menampung 300 pedagang din Jl. Pisang, Tanjungkarang Barat.

Baca juga: Pasar Pasir Gintung Akan Dibangun Jokowi Jadi Pasar Tradisional Bak Mal

"Para pedagang akan berjualan beragam bahan pokok yang akan menempatinya sudah terdaftar," katanya kepada Helo Indonesia, Rabu (14/8/2028).

Ditambahkan Wilson, untuk sewa lapak, para pedagang dikenakan biaya Rp500 ribu sedangkan kios Rp5 juta per tahun sesuai Perwali No 15 Tahun 2024.

Soal listriknya, kata dia, masing-masing pedagang yang akan memasang instalasinya. Ada pedagang yang tak mau pasang listrik ya tak masalah, ujarnya.

Baca juga: Ada 34 TPS Diduga Ilegal dan Berbayar di Depan Pasar Pasir Gintung

Di dalam pasar, sudah tersedia lapaknya. Namun untuk mejanya belum ada. Paguyuban para pedagang berinisiatif membuat agar seragam warna maupun ukurannya 1 meter X 0.5 meter seharga Rp 650 ribu per lapak.

Yang penting, katanya, paguyuban tidak melakukan pemaksaan kepara pedagang pasar yang gedungnya telah selesai pada akhir bulan lalu.

Baca juga: 300 Pedagang Pasar Pasir Gintung Direlokasi, Sisa 5 PKL

Terkait peresmian, pihaknya masih menunggu kejelasan dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pusat, Presiden atau Wakil Presiden ýang bakal meresmikannya.

"Kami sudah melaporkan pembangunannya sudah jadi. Nanti kalau pedagang sudah masuk kami laporkan lagi. "Terkait peresmiannya, kami tunggu intruksi pihak terkait," tandasnya.

Presiden Joko Widodo yang memerintahkan merevitalisasi pasar. Dinas PU Provinsi terlihat luas, kokoh dengan cat berwarna biru lengkap berlogo Pekerjaan Umum (PU). (Hajim)

 -