Helo Indonesia

Bahuga Jak Waylima, Cucu Gubernur dan Wali Kota Itu Dilantik Jadi Legislator

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 21 Agustus 2024 13:28
    Bagikan  
BAHUGA
Helo Lampung

BAHUGA - ZP, Rinaldi, dan Thabranie (Foto Kolase)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Muhammad Rinaldi sudah siap berkokok seperti bahuga (ayam hutan) jak Waylima menyongsong fajar dari balik pegunungan Register 19 Tahura Wan Abdul Rachman lewat DPRD Kabupaten Pesawaran.

Putra Alzier Dianis Thabranie (ADT) ini mewarisi darah Gubernur Lampung Zainal Abidin Pagar Alam (ZAP) periode 1966-1973 dan Wali Kota Bandarlampung Muhammad Thabranie Daud periode 1969–1976.

Darah ZP asal adat Kedaton Bandarlampung mengalir dari Syafariah Widianti ZP atau Atu Ayik, sang ibunda. Darah Muhammad Thabranie Daud asal adat Pesawaran mengalir lewat ADT yang dijuluki "Bahuga Jak Waylima".

Muhammad Rinaldi dilantik bersama 40 anggota DPRD terpilih Kabupaten Pesawaran periode 2024-2029 pada Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Ruang Sidang DPRD Pesawaran, Selasa (20/8/2024).

"Mudah-mudahan saya bisa memegang teguh amanah ini dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Pesawaran sekaligus mengawal program Prabowo-Gibran,” ujar Aldi.

ADT, sebagai orangtua, mengucapkan syukur dan turut bahagia atas dilantiknya sang putra. “Selamat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat Pesawaran dan semoga amanah,” ujarnya.

Soal pilihan politik putranya ke Partai Gerindra, Alzier mengatakan tidak turut campur. “Itu pilihannya dan dia yakin dengan pilihannya. Ya sudah, sebagai orangtua mensupport saja,” kata tokoh pendiri Kabupaten Pesawaran ini. A

Setelah 16 tahun memperjuangkan kampung halamannya menjadi Kabupaten Pesawaran, M. Alzier Dianis Thabranie kini mengingikhlaskan putra kesayangannya meniti karir politik dari kabupaten berjuluk "Andan Jejama".

Bukan kaleng-kaleng, putranya, Muhammad Rinaldi Alzier telah dibekali ilmu pengetahuan dan pengalaman mumpuni buat mendedikasikan dirinya bagi masyarakat kabupaten asal datuknya: M. Thabranie Daud, wali Kota Bandarlampung periode 1969 - 1976.

M. Rinaldi Alzier lulusan Yisei Korean Language Institute tahun 2011, Monash University Melbourne Bachelor of Arts (Psychology) tahun 2014, dan Coventry University London Master of Bussiness tahun 2019.

Dengan bekal pendidikan yang mumpuni ini, Partai Gerindra besutan Prabowo Subijanto mempercayakan "Sang Putra Mahkota Alzier" sebagai Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran. Kabupaten yang bersebelahan dengan Kota Bandarlampung.

"Nanti, ke depan, dia lah penganti Bapaknya yo. Anaknya Santun dan tahu diri, tidak sombong-sombong yuu ... Abangmu senang dan bahagia punya anak dia ini yuuu," ujar Alzier ketika dikonfirmasi terjunnya sang putra ke dunia politik.

Apa yang dikatakan Alzier tak berlebihin, anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Ali Imron pernah menguntit Rinaldi ketika masih sekolah di Kota Bandarlampung. Lewat Ali Imron, Alzier yang ketika itu ketua Golkar Lampung ingin tahu buat apa uang jajannya.

Sebagai orangtua, tentu saja, manusiawi jika ingin tahu dan khawatir dibelanjakan pada hal-hal yang tak baik. Ternyata, kata Ali Imron, pewaris "Sang Bahuga Jak Waylima ini" bersama teman-temannya berbagi dengan kaum fakir miskin.

Tak heran jika Minggu (05/03/2023), saat mengunjungi masyarakat, dia begitu serius menyerap harapan warga. Tanpa sungkan-sungkan, M. Rinaldi Alzier duduk di tepi balai nenek-nenek lumpuh berusia 80 tahun yang butuh kursi roda di Desa Sukarame Induk, Kecamatan Punduh Pidada.

Dengan telaten, M. Rinaldi Alzier melayani Nenek Lamah (80). Di desa itu, M. Rinaldi Alzier juga bawa oleh-oleh berupa sembako. "Sebagai kader Partai Gerindra, saya ingin lebih banyak berbuat untuk dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Cucu Gubernur Lampung Zainal Abidin Pagaralam masa jabatan
1966?1973 ini hadir bak "Putra Fajar Pesawaran", generasi yang diharapan masyarakat Kabupaten Pesawaran menyongsong masa depan gemilangnya. Aamiiin (HBM)

 -