LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Gerak cepat, setelah beberapa petinggi Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) tak satu visi dan misi lagi, beberapa pengurus didukung anggota dari berbagai provinsi menggelar Musyawarah Nasional Pertama Persatuan Advocaten Indonesia (Munas 1 Persadin).
Hasil dua kali rapat, di Puncak Bogor pada Rabu (24/5/2023) dan terakhir di Resto Lara Djongrang, Menteng, Jakarta, Sabtu (27/5/2023), Persadin menggelar Munas 1 di salah satu hotel kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (29/5/2023).
"Dipercepat satu hari dari jadwal semula, Selasa, 30 Mei 2023," kata Ketua Panitia Pelaksana Munas I Persadin Edi Samsuri, A.Fil, SH kepada Helo Indonesia Lampung, Sabtu (27/5/2023).
Ditambahkannya, para pesertanya perwakilan advokat dari Seluruh Indonesia yang sepakat bergabung dengan Persadin. Mereka umumnya dari rumah yang sama, yakni PAI. Namun, para anggota PAI tersebut merasa tak sejalan lagi.
Menurut Edi Samsuri, Persadin ingin mewujudkan organisasi advokat yang benar-benar bermanfaat dan mudah serta terjangkau untuk masyarakat dari semua kalangan.
Selain itu, katanya, Persadin juga ingin mewujudkan organisasi advokat yang solid kepengurusan dan anggotanya dari level pusat DPN, provinsi DPW, dan
kabupaten/kota atau dewan pengurus cabang (DPC).
Wacana perpecahan sudah lama dan puncaknya para orang pentingnya menyatukan sikap di kawasan Puncak Bogor, Rabu (24/5/2023). Rapat itu direstui pembina, penasehat, dan Dewan Kehormatan BPP PAI.
Mereka yang mengerucutkan gagasan pembentukan Persadin adalah Sekjen DPP PAI KRT Oking Ganda Miharja, SH, MH; Bendahara Umum DPP PAI Mariah Yazid, SH, dan Dewan Pendiri DPP PAI Eddy Utama, SH, MH, Ketua Harian BPP PAI Ryan Sazily Livera, SH, MH, CIA serta perwakilan BPW dan BPC DPP PAI.
Logo organisasinya juga berubah dengan tulisan Persadin melingkar di bawah dan kepanjangannya Persatuan Advocaten Indonesia melingkar di bagian atasnya dengan didominasi warga hijau dan tengah merah putih serta ada gambar timbangan warna emas.
Beberapa pengurus yang akan memisahkan diri ada yang enggan berkomentar dan ada yang belum menjawab pertanyaan Helo Indonesia Lampung, Sabtu (27/5/2023). "Sabar," ujar Oking Ganda Miharja, SH, MH singkat kepada Helo Indonesia, Kamis (25/5/2023). (HBM)
