Helo Indonesia

Pejabat Pemkot Balam Akan Digugat Citizen Lawsuit oleh AMPBL

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 23 Oktober 2024 19:47
    Bagikan  
TUGU PAGODA
Helo Lampung

TUGU PAGODA - Sejumlah elemen masyarakat protes pembangunan Tugu Pagoda dan Gapura Cinta Town

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Aliansi Masyarakat Peduli Bandarlampung (AMPBL) akan membawa sejumlah pejabat Pemkot Bandarlampung (Balam) ke ranah hukum atas dugaan kelalaian penyelenggara negara membangun Tugu Pagoda dan Gerbang Cina Town.

"Kami dari berbagai elemen masyarakat sepakat akan melakukan gugatan citizen lawsuit ke pengadilan karena adanya kelalaian para penyelenggara terhadap warganya," ujar advokat AMPBL Gunawan Pharrikesit.

Pihak yang akan digugat Wali Kota, Sekda, Dishub, Dinas PU, Biro Keuangan,serta DPRD Kota Bandarlampung yang terlibat pengesahan anggaran pembangunannya Tugu Pagoda dan Gerbang Cina Town di Telukbetung.

Menurut dia, Tugu Pagoda dan Gerbang Cina Town yang sedang dibangun saat ini tidak ada relevansinya. "Kami bukan benci dengan kaum minoritas yang ada di sana, kami sangat toleran dengan agama manapun," katanya.

AMPBL juga tidak marah dengan golongan tertentu, apalagi benci. "Kami hanya ingin mengubah kebijakan pemerintahnya makanya pengaduannya adalah citizen lawsuit, bukan class action yang arahnya ganti rugi," ujar Gunawan Pharrikesit.

Diterangkannya kepada Helo Indonesia di sela-sela aksi, pihaknya berhak mengubah kebijakkan pemerintah yang tak sesuai atau tak ada relevansinya. "Kita kan bayar pajak tapi digunakan untuk yang tidak benar," tandasnya.

Menurut dia, tugunya tidak salah,namun kenapa dibangun di situ, di area publik yang tak boleh hanya buat satu kelompok atau golongan saja.

Jika masuk persidangan, pembangunan Tugu Pagoda dan Gerbang Cina Town berstatus quo, tak boleh dilanjutkan sampai adanya keputusan pengadilan apakah ada unsur kelalaian dalam pembangunannya.

Menurut Gunawan Pharrikesit, jika ingin mendirikan Tugu Pagoda dan sejenisnya harus sesuai lokasinya, bukan ditempat yang menyimpan sejarah. Kawasan tersebut pernah tenggelam oleh tsunami akibat letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Jadi, yang cocok buat mempercantik adalah Tugu Krakatau dan Gerbang Telukbetung City. "Ada fakta sejarahnya," ujar Gunawan Pharrikesit. (Hajim)

 -