Helo Indonesia

Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Ibu-ibu UPPKA dan Keluarga Rentan Ikuti Pelatihan Olahan Pangan Lokal

Jumat, 22 November 2024 08:15
    Bagikan  
Tingkatkan Ketahanan Keluarga, Ibu-ibu UPPKA dan Keluarga Rentan Ikuti Pelatihan Olahan Pangan Lokal

Ibu-ibu kader UPPKA dan keluarga rentan di Weleri mengikuti pelatihan olahan pangan lokal. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Guna meningkatkan ketahanan dan ekonomi keluarga, kader Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan ibu-ibu keluarga rentan di Kecamatan Weleri diberikan pelatihan olahan pangan lokal di aula Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis 21 November 2024.

Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Weleri, Sundari Dewi Ningrum mengatakan, prlatihan ini dalam rangka meningkatkan ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga.

"Jadi pesertanya Kelompok UPPKA keluarga yang ikut KB dan keluarga rentan seperti ibu yang punya balita stunting, ibu korban kekerasan dalam rumah tangga serta ibu yang mempunyai anak putus sekolah," ujarnya.

Baca juga: Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan Diduga Sudah Resmi Menikah Sejak Juli 2024

Ia berharap, melalui pelatihan ini dapat mrmberikan motivasi kepada keluarga akseptor dan keluarga rentan untuk membantu menambah pendapatan kepala keluarga. Serta mendorong mereka untuk membuka atau menambah usaha dan memfasilitasi memanfaatkan untuk memanfaatkan bahan baku lokal.

"Harapannya mereka bertambah pengalaman, tambah wawasan, produknya bisa laku bisa. Sehingga mereka bisa jadi ibu yang mandiri, handal, dan ekonomi keluarganya meningkat. Kemudian ketahanan keluarga juga semakin kuat," harap Dewi.

Selain itu, dengan adanya inovasi olahan pangan lokal ini diharapkan nantinya juga dapat mengangkat produk-produk pertanian yang ada di wilayahnya.

"Kita juga mengundang koordinator dari UMKM jadi harapan nya kalau ada event-event UMKM bisa menggandeng ibu-ibu ini. Sehingga kedepan mereka menjadi tangguh dan tidak mengandalkan ekonomi dari kepala keluarga saja," imbuhnya.

Sambut Baik

Koordinator UMKM Kecamatan Weleri, Sri Lestari menyambut baik pelatihan ini, ia juga berharap PLKB juga bisa lebih fokus kepada pemberdayaan ekonomi perempuan. Termasuk kepada perempuan yang rentan seperti ibu yang anaknya stunting, putus sekolah, maupun korban kekerasan.

"Harapannya tidak hanya pelatihan tapi juga berkelanjutan mungkin pemerintah juga bisa membantu pemasarannya, permodalannya," kata Sri.

Dalam pelatihan kali ini diberikan materi terkait olahan pangan lokal yang berbahan dasar jagung yang menjadi salah satu komoditas pangan terbesar yang dihasilkan Kecamatan Weleri, dengan narasumber kegiatan dari pelaku usaha dan UMKM dari Kecamatan Gemuh, Nurmawati.(Anik)