Helo Indonesia

Hanyut di Sungai Kaligarang, Mahasiswa Akpelni Ditemukan Meninggal

Sabtu, 23 November 2024 13:14
    Bagikan  
Hanyut di Sungai Kaligarang, Mahasiswa Akpelni Ditemukan Meninggal

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah mahasiswa Akpelni yang hanyut di Sungai Kaligarang. Foto: basarnas smg

SEMARANG. HELOINDONESIA.COM - Setelah tiha hari pencarian, akhirnya Jerian Budiarto (22) atau Rian yang hanyut saat memancing di sungai Kaligarang Tinjomoyo, Banyumanik, berhasil ditemukan. Rian ditemukan telah meninggal dunia terapung di sungai Banjir Kanal Barat (BKB) pada Sabtu (23/11/24) pagi sekira pukul 06.30 WIB.

"Pagi tadi ada warga yang tak sengaja melihat di tengah sungai ada mayat terapung dan langsung diinfokan penemuan tersebut ke tim SAR gabungan. Kemudian oleh tim gabungan jasad tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUP Kariadi,'' ungkap Budiono Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Sabtu 23 November 2024.

Baca juga: Jadwal dan Live Streaming Liga 1: Persik Kediri vs PSIS Semarang, Petang Nanti !

Setelah tiba di RSUP Kariadi, jenazah langsung divisum dan juga dihadirkan pihak keluarga Rian untuk memastikan apakah benar jasad tersebut adalah Rian yang hanyut. Setelah diperiksa ternyata benar bahwa jasad yang ditemukan itu adalah Rian yang juga mahasiswa Akademi Pelayaran Niaga (Akpelni) Semarang.

"Benar yang ditemukan itu adalah Rian, hal tersebut juga telah dipastikan oleh rekan-rekan Akpelni tempat kuliahnya Rian dan juga pihak perwakilan kampus,'' tambah Budiono.

Memancing

Seperti diberitakan sebelumnya, Rian yang juga mahasiswa Akpelni asal Pati pada Kamis (21/11/24) lalu memancing di sungai Kaligarang Tinjomoyo Banyumanik Semarang bersama seorang rekannya.

Baca juga: Kenalan Dengan Septi, Pengamen Cantik Blok M yang Sedang Viral

Saat menjelang sore sekira pukul 16.30 WIB Korban diduga tidak menyadari air sungai tiba-tiba naik dan banjir akibat daerah hulu hujan deras. Karena arus membesar tiba-tiba, korban tidak sempat menyelamatkan diri dan hanyut. Sedangkan rekannya mampu menyelamatkan diri dengan berlari ke tepi sungai.

"Terima kasih untuk tim SAR gabungan atas usahanya sehingga korban lekas ditemukan dan untuk warga dihimbau untuk lebih waspada bila melakukan aktivitas di sungai terlebih sudah mulai memasuki musim penghujan begini,'' pungkas Budiono. (Aji)