Helo Indonesia

Rakhmat Husein Gelar Doa Bagi Teman Perjuangan: Ahmad Muslimin dan Saddam

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Minggu, 5 Januari 2025 16:40
    Bagikan  
DOA
Helo Lampung

DOA - Suasana doa bersama dan Yasinan kirim doa bagi Ahmad dan Saddam. | Muzzamil/Helo Indonesia

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Aktivis politik, kini Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem Lampung Rakhmat Husein Darma Cane menggelar doa bersama bagi kepulangan sejawat eks kader Partai Rakyat Demokratik (PRD) Ahmad Muslimin dan M. Saddam Solihin Sapta Dwi Cahyo di kediaman pribadinya, Jl Bukit IV Nomor 99, Kotabaru, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Sabtu (4/1/2025) malam.

Ahmad Muslimin, berkarir organisasi di PRD sebagai organiser rakyat miskin kota hingga jadi ketua ke-11 PRD Lampung 2016-2021, calon wakil walikota Bandarlampung 2015 dari perseorangan bersama cawalkot M Yunus, Deputi Mobilisasi dan Jaringan FGD DKI Lampung pejuang Lampung jadi ibu kota negara pengganti DKI Jakarta 2017-2020, Sekretaris Yayasan Desapolitan Indonesia Desindo (2018-wafat), Direktur Perseroda Aneka Laba Jasa Usaha (BUMD Pemkab Pesawaran) 2019-2022, wafat saat dalam perjalanan pertolongan pertama ke RS Imanuel Bandarlampung, Kamis (26/12/2024) sekira pukul 15.05 WIB.

M. Saddam Solihin Sapta Dwi Cahyo, karib Saddam, kader PRD eks Ketua Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bandarlampung, ASN sejak 2019 dengan jabatan Analis Kebijakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI hingga akhir hayatnya. Saddam wafat pada Minggu (29/12/2024) saat tengah di Bandung dimakamkan di Lembang.

Keduanya, wafat gegara serangan jantung.

Husein, dalam sambutannya mengutarakan, niatannya gelar doa bersama berangkat dari rasa kehilangan mendalam atas kepergian kedua sejawatnya itu, beruntut.

"Saya masih di Cirebon (kampung asal Cici istrinya) ketika dengar kabar. Saya tak percaya saat di-WA Anug (Rama Gustian, eks kader PRD lainnya) apa betul Ahmad ninggal. Dari Cirebon buru-buru pulang. Habis Ahmad tiga hari kemudian dengar kabar Saddam menyusul. Ya Allah," ujar Husein, berharap kiriman doa diterima Sang Maha Kuasa.

Hingga akhir hayatnya, Husein mengutip cerita Neni istri mendiang Ahmad saat dia bertakziah, Ahmad masih minta dimasakkan makanan, minta diusap-usap kepalanya, dan dalam perjalanan ke RS ajal pun menjemput. Husein menyebut pula kedua putra Ahmad yang turut hadir, Aldo kini advokat di Kota Tangerang Banten, dan Marco kini mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Unila.

Dipandu Oval, doa bersama dan Yasinan dipimpin Ustad Nasrullah ini dihadiri jiran tetangga, jamaah Masjid Baiturrahman Kotabaru, Ketua RT setempat, selain sejawat eks kader SMID-PRD Lampung, kader LMND Lampung, dan fungsionaris Keluarga Besar Rakyat Demokratik (KBRD) Lampung.

Antara lain, Ketua Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Bandarlampung Andrian Pratama, eks aktivis Dewan Mahasiswa (Dema) UBL dan Forum Mahasiswa Lampung (Formala), Anug Rama Gusrian; aktivis lingkungan Dabo Mulyadi Sofyan; eks aktivis Dema Unila, PRD Bandarlampung, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Serikat Tani Nasional (STN), kini Pinum Monologis.ID Dedi Rohman.

Lalu, aktivis LMND Dinda Boru, dua mantan Ketua LMND Lampung Eko Susanto dan Isnan Subkhi; eks Sekretaris LMND Lampung dan Ketua PRD Lampung Tengah kini profesional korporat Feriyanto.

Juga, eks Redaktur Tabloid Pembebasan PRD dan Sekretaris PRD Lampung era Ahmad, Joni Fadli; eks Ketua PRD Lampung Selatan kini kontributor Helo Indonesia Muzzamil, eks Ketua Komite Advokasi Gerakan Rakyat (Tegar) dan Direktur LBH Rakyat (LBHR) Lampung kini Bendahara Partai Demokrat Lampung cum Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung Yozi Rizal, serta eks Ketua PRD Bandarlampung Pemilu 1999 dan Direktur Eksekutif LBHR kini advokat Polda Lampung Yulizar Fachrurrozi Triassaputra. (Muzzamil)