Helo Indonesia

MAJT Gelar Salat Tarawih Perdana, Tradisikan Format Satu Malam Satu Juz

Sabtu, 1 Maret 2025 11:38
    Bagikan  
MAJT Gelar Salat Tarawih Perdana, Tradisikan Format Satu Malam Satu Juz

Para jemaah mengikuti salat tarawih perdana di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Jumat malam 28 Februari 2025. Foto: dok MAJT

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Semarang menggelar salat tarawih pertama pada Jumat malam 28 Februari 2025, usai Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Ketua Bidang Ketakmiran MAJT Drs KH Ahmad Hadlor Ihsan usai salat Isya pada pukul 19.50 WIB, menyampaikan pengumuman kepada jemaah tentang dimulainya salat tarawih perdana di MAJT.

"Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Karena itu malam ini Jumat 28 Februari 2025 kita akan memulai salat tarawih berjamaah 20 rakaat. Setiap 2 rakaat salam. Dan di akhir tarawih nanti ditambah salat witir 3 rakaat," kata KH Hadlor Ihsan.

Baca juga: Ribuan Warga Bersukacita Saksikan Dugderan di MAJT, Prof Noor Achmad: Potret Kerukunan Elemen Sosial


Diperkirakan ada seribuan umat muslim mengikuti salat tarawih hari pertama di MAJT yang diimami KH Ulil Abshor AH dan KH Muhaimin AH. Jemaah orang tua, remaja, anak-anak terlihat antusias menjalankan salat ini. Jemaah wanita pun tampak memenuhi shaf pertama hingga hampir sampai shaf di pintu belakang.

Ketua Panitia Gebyar Ramadhan Masjid Agung Jawa Tengah Tahun 2025 Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg menjelaskan salat tarawih 20 rakaat ditambah witir 3 rakaat ini sudah dilakukan sejak pertama kali salat tarawih diselenggarakan di MAJT.

"Kami memang nguri-uri dawuh (melestarikan petunjuk) para kiai dan amanat dari para sesepuh sejak awal berdirinya masjid ini," kata Prof Izzuddin.

Satu Malam Satu Juz

Sejak awal dibangun, lanjutnya, sudah ditetapkan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan tata cara serta arah pelaksanaan ibadah.

Baca juga: Ribuan Warga Kota Semarang Tumpah Ruah Semarakkan Dugderan

Menurut dia, salah satu kekhasan di MAJT adalah melaksanakan salat tarawih 20 rakaat dengan bacaan Al-Qur'an 1 juz setiap malamnya sehingga di tarawih pengujung Ramadan akan khatam. Format tarawih satu malam satu juz Al-Qur'an ini telah mentradisi di MAJT.

"Dengan cara itu kami berharap agar jemaah bisa lebih maksimal dalam beribadah di bulan suci Ramadan. Tarawih berjamaah sambil mendengarkan imam melantunkan bacaan Al-Qur'an dengan fasih dan benar," jelas Prof Izzuddin sambil menambahkan kalau kekhasan itu juga diharapkan ìkut meningkatkan syiar Islam. (Aji)