Helo Indonesia

Pencarian Warga Cempokomulyo Kendal Masih Nihil, Tim SAR BPBD Lanjutkan Senin

Minggu, 16 Maret 2025 21:10
    Bagikan  
Pencarian Warga Cempokomulyo Kendal Masih Nihil, Tim SAR BPBD Lanjutkan Senin

Tim SAR BPBD Kabupaten Kendal saat melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Bodri. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Pencarian Ahmad Munawar (49) warga Dukuh Cerme RT 03/RW 06 Desa Cempokomulyo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal yang diduga hilang hanyut di Sungai Bodri, Desa Cempokomulyo belum menemukan titik terang.

Tim SAR BPBD Kabupaten Kendal sejak Minggu, 16 Maret 2025 pagi hingga sore telah melakukan penyisiran di bantaran sungai Bodri atau pinggiran sungai sampai dengan jembatan pantura Patebon untuk namin hasilnya masih nihil.

Baca juga: Samuel Dorong Kaum Muda Jadikan Kebudayaan Lokal Jadi Inspirasi saat Tekuni Fesyen

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansyah mengatakan, pencarian korban dilakukan oleh tim yang dibagi menjadi 3 SRU. Adapun SRU 1 dan 2 bertugas melakukan pencarian dengan menyusuri sungai menggunakan perahu dan motor tempel, dari titik lokasi ditemukan sepeda motor korban sampai dengan jembatan sunga Bodri.

"Kemudian penyisiran dilanjutkan sampai ke bantaran sungai Desa Tanggul Malang Cepiring. Sementara SRU 3 yang terdiri dari warga, keluarga dan Pemerintah Desa Cempokomulyo melakukan pencarian dengan menyisir jalan di wilayah Gemuh dan Pegandon menggunakan sepeda motor," terang Huda, Minggu 16 Maret 2025.

Lebih lanjut disampaikan, karena hingga sore hari korban masih belum ditemukan, maka pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada esok hari, Senin 17 Maret 2025. Adapun posko pencarian yang semula di Balai Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh digeser ke Pilangsari, Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon.

"Sementara untuk kegiatan pencarian korban hari ini masih nihil. Rencana operasi akan dilanjutan hari Senin pukul 08.00 WIB, titik kumpul lapangan Desa Tanggul Malang dengan agenda operasi penyirisan dimulai dari TPI Tanggul Malang sampai muara," ungkapnya.

Beri Dukungan

Terpisah, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi juga menyempatkan diri berkunjung ke Posko SAR BPBD di Balai Desa Cempokomulyo untuk memberikan dukungan langsung kepada para petugas dan relawan yang tanpa kenal lelah melakukan pencarian korban.

"Mereka bekerja dengan penuh dedikasi, menghadapi medan yang tidak mudah, dan tetap berjuang demi kemanusiaan. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras mereka. Mari kita semua berdoa agar pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan," tuturnya.

Baca juga: Menteri Pariwisata Tinjau Kesiapan Taman Margasatwa Ragunan Jelang Libur Lebaran

Berdasarlan data yang diterima korban diketahui tidak ada dirumah oleh keluarganya pada saat sahur, Sabtu 15 Maret 2024 kurang lebih pukul 03.30 WIB. Korban diduga hanyut lantaran warga melihat korban pada Jumat malam 14 Maret 2025 sekira pukul 20.00 WIB, berjalan dipinggir sungai Bodri dan tampak mondar-mandir seperti orang linglung.

Kemudian sepeda motor korban ditemukan warga yang hendak menjaring ikan pada Sabtu pagi, 15 Maret 2025 sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi masuk jatuh di bibir tanggul bagian dalam sungai dengan kondisi sepeda motor kunci On atau hidup.

Sejak ditemukannya motor korban, warga bersama dengan keluarga berinisiatif melakukan pencarian dengan menyisiri pinggiran sungai mulai dari TKP sampai dengan Desa Penanggulan Kecamatan Pegandon. Namun karena sampai sore belum ditemukan kemudian warga melapor kepada pemerintah desa setempat.

Sebelum dinyatakan hilang, korban juga sempat berbicara dengan anaknya saat berbuka puasa bahwa korban mengaku sudah tidak kuat hidup.(Anik)