Helo Indonesia

Sedimentasi Pelabuhan Kendal Jadi Tantangan untuk Diselesaikan

Kamis, 10 April 2025 20:44
    Bagikan  
Sedimentasi Pelabuhan Kendal Jadi Tantangan untuk Diselesaikan

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi (kanan) didampingi Ketua Komunitas Muda Bersatu Abi Daulah Haque saat meninjau pelabuhan Kendal. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi memastikan Pemerintah Kabupaten Kendal tidak akan tinggal diam melihat kondisi Pelabuhan Kendal yang saat ini terlihat mangkrak kapal angkutan barang maupun penumpang tidak ada lagi yang bersandar.

Saat berkeliling dan jalan-jalan sore ke Pelabuhan Kendal beberapa hari lalu, Benny mengatakan, di era kepemimpinan Bupati Dyah Kartika Permanasari dan dirinya ada tantangan besar yang harus diselesaikan yaitu sedimentasi di Pelabuhan Kendal ini.

"Saat ini, pelabuhan Kendal lagi menghadapi tantangan besar. Karena sedimentasi, kolam sandar tinggal sedalam 3,8 meter. Kapal besar, termasuk KMP Kalibodri jadi nggak bisa masuk," ujarnya.

Baca juga: Warga Empat Desa di Kendal Kembali Pasang Spanduk Penolakan, Bersikukuh Stockpile Ditutup

Menghadapi tantangan ini, Wabup Benny mengungkapkan bahwa Pemkab Kendal telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan pusat, bahkan ada investor swasta yang siap membantu pengerukan," ungkap Benny.

Namun sayangnya, menurut Benny upaya yang dilakukan tersebut masih belum bisa berjalan mulus lantaran terbentur aturan.

"Nah, ini yang pelan-pelan kita urai bareng-bareng," tandasnya.

Ia berharap, ke depan Pelabuhan Kendal bisa menjadi pelabuhan logistik pintar yang dapat men-support investasi Kendal dan wilayah sekitar, termasuk Semarang.

"Biar Kendal punya peran penting dalam perekonomian Jawa Tengah kedepan," pungkasnya.(Anik)