LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ------ Setiap hujan, Kota Bandarlampung nyaris selalu banjir, longsor, dan pohon roboh. Kali ini, pohon besar kembali roboh melintang di tengah Jalan Sisingamangaraja, Gedong Air, Tanjungkarang Barat, Sabtu sore (12/4/2025).
Dekat pohon roboh sekitar 50 meter dari tikungan maut, atap rangka baja juga rungkat saat hujan deras disertai angin kencang. Air limpasan hujan warna coklat juga terlihat menggelontor ke jalan aspal.
Akibat kejadian tersebut, semua kendaraan dari arah Jl. Gedong Air menuju Kaliawi dan sebaliknya terpaksa putar balik karena tak ada jalan alternatif, sebelah bukit dan sebelahnya lembah dan pemukiman.
Sekitar 250-an meter dari lokasi pohon roboh, pertengahan bulan lalu, Senin (17/3/2025), pukul 14.30 WIB, pohon roboh sampai menelan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor tewas tertimpa pohon yang patah.
Jumat (11/4/2025), sejumlah pohon berukuran besar tumbang, antara lain:
1. Pohon berdiameter 100 cm di Jl. Ampay, Gg Waykanan, Keteguhan 2, Telukbetung Timur.
2. Pohon berdiameter 60 tumbang di Campangjaya, Sukabumi.
3. Pohon tumbang menimpa dua kolam ikan gurame dan lele di Sukarame 2, Telukbetung Barat.
Pohon roboh berdiameter 100 cm roboh hingga menutupi drainase di Gang Waykanan 2, Keteguhan, Telukbetung Timur.
Pohon randu diameter 60 cm roboh menutupi drainase di Kelurahan CampangJaya, Kecamatan Sukabumi dan Tanah longsor di Jl. Banyumas, Kampung Peninjauan, Sukarame, Telukbetung Barat.
Masih sederet lagi musibah banjir, pohon roboh, dan longsor yang terjadi sejak awal tahun.
Jumat (11/4/2025), banjir juga nyaris merengut nyawa seorang pengendara sepeda motor di di Jl. Pangeran Tirtayasa, Campang Jaya, Sukabumi. Saat kendaraannya melintas terseret banjir masuk drainase yang cukup kencang.
Di kecamatan tersebut, Rabu (2/4/2025), pukul 14.15 hingga 15.30 WIB, permukiman warga 12 rukun tetangga (RT) kebanjiran akibat air hujan meluncur dari perbukitan yang sudah digerus oleh penambangan galian C.
Selasa (4/2/2025), sejumlah pohon tumbang dan meninpa sejumlah kendaraan yang melintas di Kecamatan Kemiling, Kedaton, Langkapura, Way halim, dan Sukarame. Masih banyak bencana alam lainnya. (HBM)
