Helo Indonesia

Lawan Bullying, SMA Krista Mitra Semarang Gaungkan Gerakan Sayang Teman di MPLS 2026

1 jam 8 menit lalu
    Bagikan  
Lawan Bullying, SMA Krista Mitra Semarang Gaungkan Gerakan Sayang Teman di MPLS 2026

Widya Ayu, founder Payung Jiwa Psikologi Center saat memberikan materi saat MPLS di SMA Krista Mitra

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada awal tahun ajaran baru 2026-2027 ini SMA Krista Mitra Semarang kembali mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 13 Juli 2026 lalu.

Sesuai konsep "MPLS Ramah" yang diusung Kemendikdasmen maka pelaksanaan MPLS SMA Krista Mitra tahun ini memiliki konsep "Mewujudkan Sekolah yang Nyaman dan Bermartabat".

Di hari kedua pelaksanaan MPLS hadir sebagai narasumber Widya Ayu SPSi MH, founder Payung Jiwa Psikologi Center. Selaras dengan tema MPLS SMA Krista Mitra tahun ini, Widya menyampaikan materi yang sekaligus juga menyosialisasikan  Gerakan Sayang Teman dengan 5 Aksi Nyata yang digagasnya sebagai implementasi dari karya bukunya terbaru yang berjudul Stop Bullying Start Caring.

Baca juga: Hadirkan Tere Liye hingga Manuskrip KH Bisri Mustofa, Pemprov Jateng Siap Gelar Festival Literasi 2026

Dalam kesempatan itu Widya mengajak kepada seluruh siswa baru untuk bersama membangun budaya melakukan 5 Aksi Nyata: Sapa Teman, Kenali Teman, Peduli Teman, Bela Teman dan Hargai Teman.

Menurut Widya ketika 5 Aksi Nyata ini dilakukan secara konsisten sebagai habit maka akan membangun budaya saling mengasihi, saling menghargai & menghormati serta saling peduli, selanjutnya juga akan membangun rasa Empati pada setiap anak. Gerakan SAYANG TEMAN dengan 5 Aksi Nyata ini akan mempersempit ruang bagi pelaku perundungan.  Inilah cara untuk Stop & Cegah Bullying.

Ada 62 siswa baru kelas X SMA Krista Mitra yang menjadi peserta MPLS tahun ini. Semua mengikuti dengan tertib dan antusias, terlihat adanya interaksi yang baik dari awal sampai akhir kegiatan.

Sandy Argita SPd selaku Waka Kesiswaan yang mewakili Kepala SMA Krista mengatakan, materinya sangat baik karena membantu para siswa terutama kelas X untuk memiliki sikap dan mental sebagai pelopor yang dapat mengimplementasikan 5 Aksi Nyata.

Sandy Argita berharap siswa siswinya dapat bersikap bijak dalam membangun interaksi sosial kepada teman sebaya, guru dan juga karyawan SMA Krista Mitra dan tidak merundung. Sehingga dapat terwujud SMA Krista Mitra sebagai sekolah yang aman, nyaman dan bermartabat. (Aji)