SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Predikat Unggul di tingkat institusi merupakan awal dari langkah besar yang harus ditindaklanjuti di tingkat program studi dan juga tingkat universitas serta yayasan. Tantangan untuk meningkatkan akreditasi program studi adalah prioritas strategis Universitas Semarang (USM).
Hal tersebut diungkapkan Rektor USM Dr Supari ST MT dalam Talkshow Rektor Menyapa di Studio Radio USM Jaya Gedung N Kampus USM pada Selasa 6 Mei 2025.
Baca juga: KONI Jateng Matangkan Kesiapan Venue untuk Porprov 2026 di Semarang Raya
Talkshow yang mengangkat tema "USM Kampus Unggul" itu dipandu Penyiar Radio USM Jaya, Redo Tanimbar dan Elsa Safira.
Menurutnya, bagi USM, predikat 'Unggul' memiliki arti yang sangat luas dan penting baik secara simbolik, pengakuan pihak eksternal USM yang independen, institusi kredibel yang resmi diakui pemerintah yaitu BAN-PT, maupun secara substansial dimana kualitas USM tidak main-main.
''Kalau kita mengerjakan yang terbaik pada saatnya akan mendapatkan pengakuan yang terbaik dan ini terbukti bahwa USM diakui secara Unggul dan semua mempunyai kebanggaan dan sekaligus tanggung jawab bagi semuanya insan USM atau USMERS,'' katanya.
Adapun secara institusional, katanya, dimana predikat Unggul merupakan bentuk pengakuan resmi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) bahwa USM telah memenuhi standar mutu tertinggi dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia.
Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan USM dalam mendapatkan predikat Unggul diantaranya memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui audit akademik dan monitoring evaluasi yang terstruktur, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga peningkatan kualitas dosen melalyi studi lanjut, pelatihan kompetensi, serta peningkatan publikasi ilmiah dan capaian paten-paten dari dosen.
Baca juga: Tim PkM USM Kenalkan Energi Terbarukan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Dalam bidang infrastruktur, pihaknya mengembangkan sistem digitalisasi layanan akademik dan administrasi kampus. Di sisi eksternal, USM memperluas jejaring kerjasama dengan lembaga nasional dan internasional secara aktif dalam program yang melibatkan mahasiswa dalam bentuk MBKM.
"Di tengah jatuh bangun itu, dinamika itu, sekarang USM diakui Unggul. Makanya ini adalah karya semua orang yang pernah bersinggungan dengan USM", tegas Supari.
Dia mengungkapkan tantangan terbesar dalam meraih predikat unggul ialah menjaga konsistensi dan keberlanjutan budaya mutu di seluruh elemen kampus. Dinamika regulasi pendidikan tinggi, perubahan kebutuhan industri, serta perkembangan teknologi adalah tantangan nyata yang menuntut institusi untuk selalu adaptif.
Supari mengaku, pihaknya telah membentuk tim percepatan akreditasi di setiap fakultas dan program studi guna memastikan bahwa seluruh program studi bergerak secara terukur menuju akreditasi Unggul.
Baca juga: USM dan FST USIM Malaysia Bertukar Sampel Penelitian Jamur Tiram
''Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika USM, dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, serta semua pihak. Mari kita rawat semangat kebersamaan ini sebagai kekuatan utama USM dalam menatap masa depan. Bersama kita bisa membawa USM ke level yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,'' ujarnya. (Aji)
