LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pengurus Koperasi Berkah Batu Timur Kabupaten Lampung Timur berharap pemerintah segera menerbitkan izin tambang batu rakyat. Pasalnya, izin yang diajukan koperasi itu sudah delapan tahun tak kunjung terbit.
Hal itu ditegaskan Ketua Koperasi Berkah Batu Timur Samsudin menanggapi proses izin eksploitasi batu rakyat yang sudah delapan tahun tak kunjung terbit. Padahal, saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sedang membangun khususnya di desa yang didanai dana desa.
Untuk membangun infrastruktur seperti jalan, drainase, jembatan atau fasilitas umum lainnya, material batu adalah salah satu kebutuhan pokok. Karena belum ada izin, pemilik tambang tak jarang dihantui rasa takut mengekploitasi lahannya. Akibatnya, material batupun jadi barang langka dan pembangunanpun jadi terhambat.
"Data kami paling tidak ada 25 pemilik tambang produktif. Sambil menunggu izin, mereka istirahat dan batupun jadi barang langka,"ujar Samsudin.
Guna mempercepat izin, pihak koperasi terus melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Karena sudah berlangsung delapan tahun izin tak kunjung terbit, sebagian anggota mengundurkan diri.
"Karena ada sebagian anggota yang mundur, itu bukan tanggung jawab kami lagi,"ungkap Samsudin.
Mengingat dokumen telah lengkap, Samsudin berharap, baik pemerintah pusat dan provinsi segera menerbitkan izin bagi tambang batu rakyat tersebut. Apalagi kebutuhan batu tak hanya memenuhi kebutuhan batu kabupaten itu. Tapi mampu memenuhi sejumlah kabupaten tetangga.
"Batu asal Lampung Timur mampu menyuplai kabupaten lain. Jika terjadi kelangkaan, pembangunan kabupaten tetanggapun ikut tersendat,"pungkasnya.
(Khairuddin)
