SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Krema USM dengan nama tim ST22 Sujama meraih juara pertama dalam Lomba Jembatan Balsa pada kegiatan Petra Civil Expo (PCE) 2026 yang diselenggarakan Universitas Kristen Petra Surabaya pada 21–23 Mei 2026 di Petra Civil Expo 2026.
Dalam kompetisi tersebut, tim ST22 Sujama berhasil menyisihkan sebanyak 46 tim peserta pada tahap penyisihan dan sukses masuk ke jajaran 10 besar finalis terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Adapun finalis berasal dari Universitas Semarang, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Islam Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, hingga Institut Teknologi Adhitama Surabaya.
Baca juga: Ilkom USM Edukasi tentang Pelecehan, Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman
Pada event itu, tim ST22 Sujama mengembangkan inovasi desain jembatan dengan menggabungkan dua sistem rangka, yaitu rangka atas dan rangka bawah.
Dosen pembimbing Tim Krema USM, Talitha Zhafira ST MEng mengatakan, jembatan yang dirancang mampu menahan beban hingga 58 kilogram dengan nilai efisiensi sebesar 1,3.
Keunggulan utama desain jembatan terletak pada penggunaan konfigurasi rangka berbentuk segitiga menyerupai sistem Warren Truss.
''Bentuk segitiga dinilai mampu mendistribusikan beban secara lebih merata sehingga dapat meminimalkan deformasi akibat pembebanan,'' katanya.
Selain itu, katanya, tim juga mempertimbangkan pengaruh gaya lateral agar struktur tetap stabil dan utuh selama proses pengujian berlangsung.
''Seluruh elemen struktur dirancang agar mampu bekerja secara optimal dalam menyalurkan beban ke seluruh komponen jembatan,'' ujarnya.
Baca juga: Perahu Kayak Terbalik, Dua Pedayung PODSI Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia
Dia menambahkan, capaian tersebut diraih melalui proses persiapan yang matang, kerja sama yang solid, dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim.
''Kemenangan ini diraih berkat kerja sama dan kegigihan tim selama mempersiapkan perlombaan. Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan analisis struktur, kreativitas desain, serta ketelitian dalam proses perakitan jembatan. Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik USM sehingga tim dapat memberikan hasil terbaik,'' ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Dekan Fakultas Teknik USM, Dr Ari Endang Jayati ST MT. Menurutnya, pihaknya bangga atas prestasi yang diukir mahasiswa Teknik Sipil USM di tingkat nasional.
''Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik USM memiliki kreativitas, kompetensi, dan daya saing yang sangat baik. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi,'' ungkapnya.
Menurutnya, prestasi yang diraih Tim ST22 Sujama menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Sipil USM mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional.
Hal itu karena mereka mampu mengimplementasikan ilmu rekayasa struktur dalam bentuk karya inovatif dan aplikatif. (Aji)
