Helo Indonesia

Program Inbound Mobility USM Hadirkan Suasana Internasional di SMA Kesatrian 2 Semarang

Kamis, 22 Mei 2025 06:40
    Bagikan  
Program Inbound Mobility USM Hadirkan Suasana Internasional di SMA Kesatrian 2 Semarang

Kehadiran empat mahasiswa Filipina peserta Inbound Mobility USM saat berada di SMA Kesatrian 2 Semarang

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Empat mahasiswa asal Central Luzon State University (CLSU), Filipina, yang tengah mengikuti program Inbound Mobility "Marching the Javanese Vibrant" di Universitas Semarang (USM), melakukan kegiatan social community service di SMA Kesatrian 2 Semarang, pada Rabu 14 Mei 2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pengenalan budaya dan edukasi lintas negara yang dikemas secara interaktif dan inspiratif.

Baca juga: Delegasi USM Lanjutkan Kunjungan ke BioTec+ KU Leuven Belgia

Kegiatan yang berlangsung di laboratorium Bahasa Inggris sekolah tersebut diikuti 47 siswa kelas XI. Kegiatan disambut positif oleh Asriningsih Nugrahani MHum, guru mata pelajaran Bahasa Inggris.

Dalam kesempatan tersebut, keempat mahasiswa CLSU — Ferdinne Julia O. Cucio, Lorraine L. Fabros, Jose Emmanuel C Mico, dan Nathaniel Piedad — memaparkan tentang penggunaan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari di Filipina, serta peran bahasa tersebut dalam pendidikan dan dunia kerja di negara mereka.

Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan dilontarkan, mulai dari sistem pendidikan di Filipina, kehidupan remaja di sana, hingga keunikan budaya masyarakat Filipina yang dikenal gemar bernyanyi dan bersosialisasi.

Baca juga: Tinjau Rumah Pompa, Wali Kota Semarang Pastikan Genangan Akibat Hujan Lebat segera Surut

Tak sedikit pula siswa yang penasaran dengan peluang kerja dan studi lanjut di Filipina, mencerminkan ketertarikan mereka terhadap interaksi lintas negara.

''Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membuka wawasan siswa kami. Mereka jadi lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa In.ggris karena berimteraksi langsung dengan penutur asing. Ini juga menjadi momen berharga untuk mengenalkan keberagaman budaya dan memperluas cakrawala berpikir para siswa,'' ujar Asriningsih.

Menurutnya, pihak SMA Kesatrian 2 mengapresiasi kunjungan tersebut. Dia berharap, kerja sama dengan institusi pendidikan Universitas Semarang dapat terus berlanjut di masa mendatang.

''Kegiatan ini sekaligus memperkaya wawasan global siswa dan menjadi sarana memperkuat kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks nyata,'' ungkapnya.

Sementara itu, Lorraine, salah satu mahasiswa CLSU, menyampaikan kesan positifnya terhadap interaksi dengan para siswa.

''Sangat menyenangkan bisa berbagi langsung dengan siswa SMA di sini. Mereka sangat aktif dan terbuka. Kami juga belajar banyak dari pertanyaan-pertanyaan mereka,'' ungkapnya. (Aji)