Helo Indonesia

Sekolah Kembali Normal, Ratusan Orangtua Siswa SMK Islam YPI 2 Way Jepara Lega

Sabtu, 26 Juli 2025 15:31
    Bagikan  
Sekolah Kembali Normal, Ratusan Orangtua Siswa SMK Islam YPI 2 Way Jepara Lega

SMK Islam YPI 2 Way Jepara Lampung Timur

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM .--- Ratusan orangtua siswa SMK Islam YPI 2 Way Jepara Lampung Timur merasa lega kegiatan belajar mengajar kembali normal. Hal itu menyusul polemik yang sempat terjadi oleh sejumlah oknum yang bermaksud mengganti nama sekolah.

Hal itu disampaikan orangtua siswa saat menghadiri silaturahmi yang digelar pihak sekolah Sabtu (26/7). Acara yang baru pertamakali digelar sejak sekolah kejuruan itu berdiri tahun 70-an silam. Selain dihadiri sekitar 700 orang tua siswa, juga dihadiri pengurus yayasan, pihak sekolah, komite dan dewan guru, tata usaha serta penasehat hukum yayasan.

Kepala SMK Islam YPI 2 Way Jepara Sumarwan mengaku terharu dan bahagia atas kehadiran ratusan orangtua siswa yang baru pertama kali digelar. Dirinya juga menyatakan belum sebulan dipercaya yayasan menjadi kepala sekolah menggantikan pimpinan sebelumnya.
"Semoga Allah mencatat kebaikan bapak dan ibu orangtua

siswa sebagai amal ibadah. Karena acara ini disambut dengan baik dan baru pertama kali digelar,"ucap Sumarwan.

Terkait polemik yang sempat terjadi, orang nomor satu di sekolah kejuruan itu menyatakan jika masalah tersebut selesai dengan baik dan siswa maupun dewan guru kembali normal.
"Tidak ada nama sekolah lain. Yang ada adalah SMK Islam YPI 2 Way Jepara,"tegasnya.

Dengan silaturahmi itu, pihak sekolah berjanji akan mendidik ratusan siswa dengan baik sesuai program studi masing-masing.
"Kita mendoakan anak-anak kita menjadi anak yang cerdas menuju masa depan yang lebih baik,"pungkasnya.

Sujimat, Sekretaris Yayasan Pusat Pendidikan Islam Lampung (YPPIL) mengapresiasi orangtua siswa yang hadir di sekolah tersebut. Yayasan berharap akan terjalin komunikasi yang baik antara orang tuasiswa dan pihak sekolah serta komite.
"Dengan jalinan silaturahmi yang baik, saya yakin sekolah ini akan maju dan melahirkan lulusan yang cerdas,"ujarnya.

Sementara itu, Sopiyan Subing penasehat hukum dari Garuda Keadilan Indonesia akan melakukan langkah tegas jika ada pihak tertentu yang bermaksud merusak citra sekolah kejuruan yang telah berdiri sejak puluhan tahun silam.
"Pembelaan kami tak hanya menyangkut lingkungan sekolah atau yayasan. Tapi kami akan pasang badan jika orang tuasiswa sekolah ini ada masalah dengan hukum,"tegas Sopiyan Subing yang disambut tepuk tangan pengunjung.
(Khairuddin)