Helo Indonesia

Lurah Gunung Sulah Dinonaktifkan Sementara, Pemeriksaan Inspektorat Masih Berlangsung

1 jam 27 menit lalu
    Bagikan  
Lurah Gunung Sulah Dinonaktifkan Sementara, Pemeriksaan Inspektorat Masih Berlangsung
HELO LAMPUNG

Camat Way Halim Darwono.( Foto Hajim).

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Lurah Gunung Sulah, Sofyan Ilyas, untuk sementara dinonaktifkan dari jabatannya. Kebijakan tersebut diambil selama proses pemeriksaan terkait persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat.

Camat Way Halim, Darwono, membenarkan adanya penonaktifan tersebut. Ia mengatakan, surat pemberhentian sementara Sofyan Ilyas diterbitkan pada 18 Agustus 2026 dan berlaku hingga proses pemeriksaan selesai.

“Surat pemberhentian itu tertanggal 18 Agustus 2026, hingga proses persoalannya selesai,” kata Darwono, Senin (24/8/2026).

Menurut Darwono, penonaktifan dilakukan untuk membantu kelancaran proses pemeriksaan yang saat ini ditangani Inspektorat Kota Bandar
lampung.

“Untuk mempermudah pemeriksaan. Sekarang sedang diproses pemeriksaan di Inspektorat,” ujarnya.

Selama Sofyan menjalani pemeriksaan, tugas Lurah Gunung Sulah untuk sementara diambil alih oleh Darwono. Ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Gunung Sulah.

“Sekarang di kecamatan tersebut saya yang Plt,” kata Darwono.

Berawal dari Informasi yang Beredar

Sebelumnya, Sofyan Ilyas menjadi sorotan setelah beredar informasi mengenai dugaan hubungan pribadi dengan seorang oknum bidan Posyandu berinisial HS.

Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah tangkapan layar percakapan WhatsApp dan foto yang diklaim memperlihatkan keduanya beredar di masyarakat.

Namun, Sofyan telah membantah adanya hubungan pribadi maupun tindakan asusila dengan HS. Ia menjelaskan, komunikasi yang dilakukan selama ini berkaitan dengan pekerjaan, mengingat HS merupakan bidan Posyandu yang bertugas di wilayah Gunung Sulah.

“Saya luruskan, seolah-olah ada hal yang menjurus pribadi. Itu tidak benar,” kata Sofyan saat ditemui, Rabu (12/8/2026).

Sofyan juga membantah foto-foto yang beredar dan disebut memperlihatkan dirinya bersama HS. Ia menduga foto tersebut telah mengalami rekayasa menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).

Sementara terkait percakapan WhatsApp yang beredar, Sofyan mengatakan telah memberikan penjelasan kepada Inspektorat. Ia juga menyatakan siap menunjukkan konteks komunikasi secara utuh.

“Dengan Inspektorat sudah saya sampaikan semuanya. Sudah melihat chat juga, tidak ada yang mengarah asusila,” ujarnya.

Hingga Senin (24/8/2026), proses pemeriksaan terhadap persoalan tersebut masih berlangsung di Inspektorat Kota Bandarlampung.

Penonaktifan Sofyan Ilyas untuk sementara berlaku sampai proses pemeriksaan selesai. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.
(Hajim)