Helo Indonesia

Atasi Karhutla TNWK, Mirza Ajukan 10 Pompa Air Ditambah Prabowo Jadi 20

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
2 jam 0 menit lalu
    Bagikan  
TNWK
HELO LAMPUNG

TNWK - Presiden Prabowo ketika daring dengan Gubernur Mirza dan Forkopimda Lampung (Screenshot Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Presiden Prabowo merespon cepat kebutuhan pompa air diajukan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal untuk menjangkau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang jauh dari kanal atau sumber air.

"Berapa yang Anda perlu?" tanya Presiden Prabowo lewat rapat koordinasi penanggulangan kahutla secara daring dari Riau, Senin (24/8/2026) sore. Gubernur Mirza langsung menyambarnya: "10, Pak Presiden!"

undefined

Prabowo saat daring dari Riau

Luar dugaan, Presiden Prabowo menambahkan dua kali lipat. "Ya, bagus. Saya kirim 20," tandas Kepala Negara. Presiden Praboro juga menilai dua helikopter water bombing dari Palembang dan Jawa Timur masih belum mencukupi kebutuhan lapangan.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi mengapresiasi respons cepat pusat tersebut. "Kami, atas nama masyarakat Lampung, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Provinsi Lampung," ungkapnya.

undefined

Gubernur Mirza dan Forkompinda saat rapat dengan Presiden 

Perlindungan Habitat Gajah

Operasi pemadaman ini menjadi krusial mengingat TNWK merupakan rumah bagi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Kristomei menyatakan bahwa koordinasi melalui video conference bersama Presiden sangat menekankan aspek lingkungan ini.

Petugas terus memantau 11 kelompok gajah liar, di mana kelompok terdekat berada sekitar 27 kilometer dari lokasi kebakaran, sementara gajah di Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang berjarak delapan kilometer dipastikan masih dalam kondisi aman.

Baca juga: Atasi Karhutla TNWK, Mirza Ajukan 10 Pompa Air Ditambah Prabowo Jadi 20

Kementerian Kehutanan juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada satwa gajah yang terdampak langsung oleh api. "Demi kelangsungan habitat Gajah Sumatera serta keamanan permukiman, perkebunan, dan lahan pertanian warga, kami telah mendapatkan bantuan peralatan pendukung lainnya," tutur Kristomei.

Karhutla yang didominasi vegetasi alang-alang ini memang memiliki tantangan tersendiri karena bara api sering kali bertahan di bawah permukaan tanah meski api utama telah padam.

undefined

Siaga di Perbatasan Desa

Pemerintah terus menyiagakan posko gabungan di perbatasan puluhan desa yang bersinggungan langsung dengan kawasan taman nasional.

Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran Forkopimda Lampung, TNI, dan Polri untuk tetap menjaga kewaspadaan hingga kondisi benar-benar stabil. "Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu. Cuaca tidak bersahabat sementara, tetapi bisa kita atasi," pesan Presiden menutup arahannya.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung yang masih menyisakan 100,7 hektare lahan pada Minggu (23/8/2026).

Fokus utama pemadaman kini diarahkan ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dengan mengerahkan satuan elit TNI, Tim Alfa, guna menghentikan sebaran 79 titik panas yang mengancam permukiman warga serta habitat satwa dilindungi.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel khusus untuk menembus titik api yang sulit dijangkau.

undefined

"TNI telah menyiagakan Tim Alfa, yakni satuan kecil dari pasukan khusus yang dibentuk untuk menjalankan misi taktis di medan berat, baik dalam operasi perburuan kelompok bersenjata maupun penanggulangan bencana," ujar Kristomei, Senin (24/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa tim ini memiliki kemampuan mobilitas tinggi untuk menjangkau wilayah yang terisolasi. "Tim ini didukung oleh personel penerjun freefall (payung terjun bebas) guna menembus wilayah-wilayah yang terisolasi atau sulit dijangkau," tambah Kristomei saat menjelaskan strategi penetrasi ke titik api di dalam hutan. (Agoes/HBM)