Helo Indonesia

Bentuk Kesiapsiagaan, BPBD Kendal Gelar Apel dan Simulasi Hadapi Bencana

Selasa, 21 Oktober 2025 20:19
    Bagikan  
Bentuk Kesiapsiagaan, BPBD Kendal Gelar Apel dan Simulasi Hadapi Bencana

Simulasi penanganan bencana angin kencang oleh tim gabungan dalam Apel Siaga di Stadion Utama Kebondalem Kendal. Bupati Dyah Kartika Permanasari saat hadir di acara. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal menggelar apel siaga dan simulasi penanganan bencana alam di Stadion Utama Kebondalem, Kendal Selasa 21 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi upaya antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, terlebih kondisi geografis Kendal yang memiliki wilayah pesisir dan dataran tinggi sehingga potensi ancaman bencana semakin besar saat musim hujan.

Baca juga: Dibekali Pawone Sinau, 20 UMKM Kuliner Siap Sambut Bank Jateng Borobudur Marathon 2025

Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansyah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait, mulai dari personel BPBD, relawan, hingga perangkat daerah dalam menghadapi kemungkinan bencana banjir, longsor, maupun angin puting beliung.

tika

Ia juga memastikan bahwa seluruh peralatan dan personel BPBD telah siap siaga. Selain itu, pihaknya juga memperkuat koordinasi dan komunikasi rutin dengan dengan pihak-pihak terkait guna pemetaan wilayah  daerah rawan bencana.

“Untuk peralatan BPBD Kendal sudah mencukupi dan siap digunakan, termasuk personel. Kami juga sudah menjalin koordinasi dengan tiap kecamatan serta melakukan pemetaan daerah rawan bencana,” terang Huda.

Bentuk Kesiapsiagaan

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa apel siaga bencana hidrometeorologi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi potensi bencana, terutama banjir seperti yang pernah terjadi di awal tahun akibat jebolnya tanggul Sungai Bodri.

“Seluruh wilayah di Kabupaten Kendal, baik atas maupun bawah, memiliki potensi bencana. Karena itu, kesiapsiagaan seluruh pihak sangat penting agar ketika bencana datang, kita bisa bertindak cepat dan tepat,” ujar Bupati Kendal.

Baca juga: Tanpa Emas di Hari Terakhir, Tim Sambo Jateng Juara Umum

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk selalu tanggap terhadap kondisi cuaca dan segera melaporkan kejadian bencana ke nomor darurat 112 agar dapat segera ditangani oleh petugas.

Dalam apel siaga ini juga digelar simulasi penanganan bencana angin kencang oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, PCS 119, PLN, TNI,POLRI serta para relawan tanggap bencana. Simulasi tersebut menunjukkan koordinasi dan kecepatan tim dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.(Anik)